Jumat, 25 November 2022 20:40

Dikdik Ucapkan Terimakasih kepada Para Guru

Reporter : Bubun Munawar
Pejabat Wali Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan memberikan penghargaan kepada salah seorang guru di Kota Cimahi,Jum'at (25/11/2022)
Pejabat Wali Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan memberikan penghargaan kepada salah seorang guru di Kota Cimahi,Jum'at (25/11/2022) [Humas]

Limawaktu.id,- Pejabat Wali Kota Cimahi, Dikdik S. Nurgahawan mengucapkan rasa terima kasihnya pada guru atas semua pengorbanannya dalam upaya mencerdaskan anak bangsa,

 “Terimakasih atas bakti dan dedikasi yang tiada henti untuk negeri, bakti yang merupakan bentuk dari keteguhan hati mendidik siswa siswi menghadapi dunia,” tuturnya, saat Peringatan Hari Guru Nasional, di Lapangan Apel Pemkot Cimahi,Jum’at, (25/11/2022).

Dalam kesempatan tersebut Dikdik juga membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim pada Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2022.

Dalam amanahnya Nadiem berpesan kepada para pendidik untuk tetap semangat dan terus berinovasi, menciptakan perubahan dan kebaruan, meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang tidak lagi sesuai dengan tantangan dan kebutuhan zaman.

Guru dituntut untuk melakukan perubahan dalam proses pembelajaran di kelas atau dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin satuan pendidikan. Namun demikian, bukan hanya guru yang terus didorong untuk berubah, Kemendikbudristek juga memacu diri untuk berinovasi, mengubah cara pandang dan cara kerja dalam memberikan layanan terbaik bagi pendidik dan peserta didik.

Platform merdeka mengajar diluncurkan pada awal tahun ini, sepenuhnya dirancang untuk memenuhi kebutuhan guru akan ruang untuk belajar, berkarya, dan berkolaborasi, platform tersebut  dibuat berdasarkan kebutuhan yang ada di lapangan.

Dalam platform merdeka mengajar, guru bisa mengakses modul pembelajaran dengan gratis, mengunggah dan membagikan konten-konten praktik baik pembelajaran, dan terkoneksi dengan rekan sesama guru dari daerah lain serta terus membuka kesempatan bagi para guru untuk mengikuti program guru penggerak yang berbeda dengan program pendidikan yang ada selama ini. program guru penggerak bertujuan untuk menghasilkan generasi baru kepemimpinan pendidikan indonesia.

 Mereka adalah guru yang menomorsatukan murid dalam setiap keputusannya, yang mampu menjadi mentor bagi guru-guru lainnya, dan berani melakukan terobosan-terobosan dalam memperjuangkan yang terbaik bagi muridnya. inilah generasi baru kepala sekolah dan pengawas.

 “Sekarang sudah ada 50.000 guru penggerak, dan tentunya masih akan terus mendorong agar makin banyak guru di seluruh penjuru nusantara menjadi guru penggerak untuk memimpin roda perubahan pendidikan indonesia. “ ungkap Nadiem

Ia juga berharap agar seluruh kepala daerah dapat segera mengangkat para guru penggerak untuk bisa menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah, para inovator di sekolah dan di lingkungan sekitar.

inovasi lainnya adalah kini perkuliahan PPG jauh lebih terintegrasi dengan sekolah, kampus, dan masyarakat melalui sistem digital semua ini bertujuan untuk melahirkan para pendidik sejati yang profesional dan adaptif, yang terus memprioritaskan kebutuhan peserta didik, dan yang selalu bersemangat untuk berkolaborasi dalam berinovasi.

 “Bahwa memang masih banyak hal yang perlu disempurnakan dalam program ini. karena itulah semua dari kita harus bergotong royong agar target kita, yakni satu juta guru diangkat sebagai asn pppk, dapat segera terwujud.”ujarnya

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer