Limawaktu.id, Manggarai Timur - Sebagai bentuk kepedulian sosial yang nyata terhadap masyarakat terdampak Bencana alam, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, turun langsung meninjau rumah warga yang terdampak gempa bumi di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 21 Agutus 2026.
Dalam peninjauan tersebut, disalurkan pula bantuan tunai langsung hingga puluhan juta rupiah bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
Peninjauan kondisi kerusakan akibat gempa ini dilakukan secara intensif hingga malam hari. Langkah ini diambil secara langsung oleh Kang Dedi untuk memastikan tingkat kerusakan bangunan serta mencocokkan data penerima bantuan dengan kondisi riil di lapangan.
Sejumlah rumah warga diperiksa secara mendetail, terutama bangunan yang mengalami kerusakan struktural seperti dinding yang retak parah hingga tiang penyangga rumah yang telah terlepas dari kedudukannya. Selain memantau kerusakan bangunan, Kang Dedi juga mendatangi tenda-tenda pengungsian untuk berdialog langsung dengan warga serta petugas posko guna memastikan seluruh laporan kerusakan telah terdata dengan akurat.
Bantuan finansial diserahkan langsung kepada para pemilik rumah berdasarkan klasifikasi tingkat kerusakan bangunan yang terjadi. Di wilayah Kelurahan Bangkaleleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, bantuan dialokasikan sebagai berikut Sebanyak 23 unit rumah yang mengalami kerusakan berat menerima bantuan masing-masing sebesar **Rp20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah)per rumah.
Sebanyak 83 unit rumah yang mengalami kerusakan ringan menerima bantuan stimulan masing-masing sebesar **Rp5.000.000 (Lima Juta Rupiah)** per rumah.
Melalui bantuan ini, diharapkan masyarakat terdampak dapat segera memulai proses pemulihan dan perbaikan hunian mereka secara mandiri .
Di samping bantuan langsung tersebut, upaya rehabilitasi perumahan warga terdampak gempa juga disinergikan dengan program kemitraan. Tercatat ada 10 unit rumah warga yang dibantu proses perbaikannya melalui program **BJB Peduli (Bank Jabar Banten Peduli / Jabar Banten Peduli).
Sinergi ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur tempat tinggal warga sehingga mereka dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Di sela-sela peninjauannya, Kang Dedi juga menyempatkan diri berdialog dengan salah seorang warga setempat bernama Musuwasa (atau Musasa) yang rumahnya turut terdampak guncangan gempa. Meskipun tingkat kerusakan di rumah Musuwasa tidak separah wilayah lainnya, Kang Dedi tetap menyampaikan kepedulian dan memberikan santunan sebagai bentuk sumbangsih
"Kita akan memprioritaskan daerah-daerah yang sangat parah. Tapi karena kebetulan lewat, kita juga ikut memberikan sumbangsih," tutur Kang Dedi saat berbincang hangat dengan warga di lokasi.
Ia juga mengimbau bahwa jika situasi kebutuhan logistik dasar seperti sembako telah stabil dan situasi membaik, bantuan perbaikan rumah berikutnya harus diarahkan dan diprioritaskan bagi wilayah lain yang kondisinya jauh lebih membutuhkan.