Limawaktu.id- Aktifitas pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mengalami peningkatan seiring dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.
Seperti diketahui, pendaftaran CPNS tahun ini resmi dibuka sejak 11 November lalu secara online di http://sscasn.bkn.go.id. Salah satu syarat yang harus diunggah adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) aktif atau menggunakan Surat Keterangan (Suket).
"Iya kalau lihat di pelayanan ada peningkatan. Tapi kebanyakan yang nanya soal NIK kenapa gak aktif. Sehari ada 30 ke meja pendaftaran," terang Kepala Bidang Pendataan dan Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil Kota Cimahi, Ade Hidasyah saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Kamis (14/11/2019).
Selain konsultasi secara langsung mengenai permasalahan NIK, kata Ade, banyaknya juga pelamar CPNS yang menanyakan melalui sambungan telepon. Untuk permohonan pembuatan Suket, terang Ade, dalam sehari pihaknya menerima 135-165 pemohon, yang dominasi oleh pemohon lama seperti ganti element dan hilang rusak.
"Suket itu sehari 135-1365. Kebanyakan rubah elemen. Kalau yang pemula paling 30-an," ucap Ade. Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, M Suryadi menambahkan, pihaknya tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Baik yang berhubungan dengan pendaftaran CPNS maupun tidak ada kaitannya.
"Iya jadi kita sudah komitmen mau ada PNS atau tidak siapaun yang butuh kita layani," ujarnya. Berdasarkan data hingga Rabu (13/11/2019) pukul 23.59 WIB, pelamar yang sudah mendaftar CPNS ke Pemkot Cimahi mencapai 121 orang. Rinciannya, Apoteker 9 pelamar, Auditor 7 pelamar, Guru Agama Islam 15 pelamar, Guru Bahasa Indonesia 28 pelamar, Guru Bimbingan Konseling 2 pelamar, Guru Kelas 32 pemara, Guru Penjasorkes 23 pelamar, Perancang Peraturan Perundang-undangan 2 pelamar, Radiografer 1 pelamar dan Terapis Wicara 2 pelamar.