Limawaktu.id - Sebanyak 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dinyatakan positif terpapar COVID-19 berdasarkan hasil swab test masif pada hari Selasa (1/12/2020) di Masjid Ash Siddiq, lingkungan Pemkab Bandung Barat.
"Iya seperti itu kondisinya, 14 ASN di BKPSDM positif COVID-19. Itu hasil swab test Senin kemarin," ungkap Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjajanto saat dihubungi, Sabtu (5/12/2020).
Pihaknya belum bisa memastikan dari mana sumber penularan COVID-19 ke-14 ASN tersebut sebab harus ditanya ke masing-masing ASN soal riwayat perjalanan dan kontak mereka.
"Belum ditemukan dari mana asal mulanya penularan COVID-19 itu. Karena kan orangnya banyak, perlu ditelusuri satu-satu dan sekarang masih berproses," tuturnya.
Pihaknya juga masih melakukan tracing kontak erat dari masing-masing ASN yang positif COVID-19, baik di lingkungan tempat tinggalnya maupun di tempat kerjanya.
"Kita sedang lakukan tracing kontak erat dari masing-masing ASN, karena setiap orang itu ada kontak erat di rumahnya dan kantor. Jadi butuh waktu, kalau sudah lengkap tinggal swab test. Dari 14 orang itu, yang warga KBB hanya 8 orang," terangnya.
Saat ini ke-14 orang ASN yang positif COVID-19 tersebut tengah menjalani isolasi mandiri karena tak ada yang menunjukkan gejala klinis.
"Semuanya tidak ada yang di rumah sakit, hanya isolasi di rumah masing-masing saja karena tidak ada yang bergejala. Informasinya juga Senin besok kantornya akan ditutup," jelasnya.
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengatakan, adanya belasan pegawainya yang positif terpapar COVID-19 adalah kabar buruk. Ruang kerja BKPSDM KBB sudah ditutup untuk sementara waktu.
"Ditutup dulu, sampai kapannya belum bisa dipastikan," ucapnya.