sosialisasi 'Jamuan Makanan Sehat dan Aman untuk Jajaran ASN yang digelar di Aula Gedung B Pemkot Cimahi Jalan Rd. Hardja kusumah Rabu (20112019).
sosialisasi 'Jamuan Makanan Sehat dan Aman untuk Jajaran ASN yang digelar di Aula Gedung B Pemkot Cimahi Jalan Rd. Hardja kusumah Rabu (20112019). [Fery Bangkit]
News

Cara Pemkot Cimahi Kenalkan Makanan Sehat ke ASN

Limawaktu.id - Para Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan menerapkan pola makanan sehat. Hal itu dilakukan agar para abdi negara itu memberikan kinerja maksimal dalam melayani masyarakat. Hal itu mengemuka dalam sosialisasi 'Jamuan Makanan Sehat dan Aman untuk Jajaran ASN yang digelar di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Rabu (20/11/2019). Peserta sosialisasi yaitu perwakilan perangkat daerah hingga para penyedia jasa katering di Kota Cimahi.

"Tiap kegiatan pasti ada makanan-minuman, Karena itu, perhatikan asupan makanan dari kualitas bahan pangannya agar sehat dan aman," ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Supendi Heriyadi.

Sosialisasi makanan sehat itu digelar untuk menindaklanjuti banyaknya ASN di Kota Cimahi yang terdeteksi Penyakit Tidak Menular (PTM). Data itu dikeluarkan Dinas Kesehatan Kota Cimahi dari hasil pemeriksaan beberapa waktu lalu.

Hasilnya, dari 638 ASN yang diperika, sebanyak 235 ASN tercatat sebagai perokok berat, 350 ASN kurang aktifitas fisik, 410 ASN kurang mengkonsumsi sayur dan buah, 214 ASN mengalami kolesterol, 48 ASN mengalami tekanan darah di atas 140/90 mmHg, 32 ASN mengalami gula darah serta 186 ASN mengalami obesitas sentral. 

Para ASN diajak menggerakkan badan dengan senam ringan selama 7 menit.

"Sebelum sosialisasi ke masyarakat, kita ingin mengajak ASN bagaimana menerapkan pola makan sehat dan aman. Harus tahu kalori dari makanan dikonsumsi," ungkapnya. Setelah diterapkan di lingkungan Pemkot Cimahi, kata Supendi, ke depan pihaknya bakal menyosialisasikan kepada masyarakat secara menyeluruh. ASN sendiri harus memberikan contoh kepada masyarakat mengenai makanan yang sehat.

"ASN harus memberi contoh kepada masyarakat, nanti mereka bisa mengikuti. Kita sendiri yang harus menjalankan sebelum mengajak orang lain," ujarnya. Sosialisasi tersebut akan ditindaklanjuti dengan edaran yang dikeluarkan Wali Kota Cimahi. "Harus ada kebijakan kepala daerah untuk memastikan konsumsi makanan ASN sehat dan aman dengan perhatikan kualitas bahan pangannya. Perlu konsisten dari semua pihak," tuturnya.

Pihaknya juga mengundang para penyedia jasa katering di Kota Cimahi. Beberapa diantaranya kerap jadi langganan perangkat daerah di Pemkot Cimahi. Sebab, mereka penting untuk mendapat informasi mengenai menu makanan yang sehat.

"Para penyedia jasa katering harus paham soal makanan sehat yang akan mereka jual. Jangan sekedar melihat dari profit, tapi bagaimana produk juga memberi manfaat baik bagi pembeli," ucapnya. Dalam kegiatan itu, para pemateri turut memaparkan soal pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Ditengah sosialisasi, peserta diajak menggerakkan badan dengan senam ringan selama 7 menit.

Baca Lainnya