Kamis, 16 April 2020 13:43

Buruh Cimahi Ancam Kepung DPR RI

Reporter : Bubun Munawar

Limawkatu.id,- Aliansi Serikat Buruh dan Serikat Pekerja se Kota Cimahi  yang terdiri dari DPC KSPSI, DPC SBSI 1992, DPC SPN, DPC FSPMI dan DPC Gobsi KOta Cimahi  akan mengepung DPR RI dengan melakukan Long March (berjalan kaki) dari CimahI ke Jakarta, jika DPR RI 'keukeuh' tidak mengindahkan aspirasi buruh dan pekerja, terkait dengan pembahasan rancangan Omnibus Law.

Hal itu disampaikan Aliansi Serikat Buruh dan Serikat Pekerja Kota Cimahi disela kegiatan Pencegahan Covid-19, di halaman Sekretariat SBSI 1992 Kota Cimahi, Jalan Mahar Martanegara, Kamis (16/4).
Ketua Serikat Buruh Sejahtera (SBSI)  Kota Cimahi Asep Jamaludin mengungkapkan, Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Lapangan  Kerja  ini mengabaikan banyak syarat formil pembuatan Undang-undang seperti tertuang dalam UU Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembuatan Undang-undang.

" Omnibus Law juga banyak mengabaikan kepentingan rakyat banyak mulai dari buruh, masyarakat adat, nelayan dan masyarakat wilayah pesisir, petani, pedagang atau seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya.

Dikatakan dia, saat ini Indonesia dalam kondisi Pandemi Covid-19. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar, yang melarang masyarakat berkumpul secara banyak.

"Kami atas nama rakyat meminta DPR RI agar tidak melanjutkan pembahasan Omnibus Law ini,"  katanya.

Sementara, Jujun Juansyah yang membacakan tuntutan kaum buruh, pemuda dan masyarakat Indonesia menuntut agar pemerintah dan DPR RI membatalkan pembahasan Omnibus Law, serta DPR RI lebih fokus pada upaya pencegahan dan penanganan Dampak Covid-19 di Indonesia yang berdampak pada PHK masal kaum buruh.

"JIka aspirasi kami tidak diindahkan, kami akan turun ke jalan dengan aksi Long March menuju DPR RI, " jelasnya.

Sedangkan Ketua DPC KSPSI Kota Cimahi Edi Suherdi menyebutkan, ditengah tututan dan maklumat yang disampaikan Aliansi Serikat Buruh dan Serikat Pekerja Kota Cimahi, ditengah Pandemi Covid-19, pihaknya melakukan aksi sosial berupa penyemprotan diisfektan, pembagian masker dan hand sanitizer di sepanjang jalan Mahar Martanegara.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer