Limawaktu.id, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menyoroti kesulitan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan akibat jarak yang jauh, biaya transportasi, dan keterbatasan waktu menuju Kantor Dukcapil, terutama bagi warga kurang mampu dan lanjut usia.
Untuk mengatasi kendala ini, program Petugas Registrasi Desa diluncurkan dengan harapan dapat mendesentralisasikan pelayanan Adminduk .
“Nantinya, masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke Kantor Dukcapil, yang pada akhirnya akan menghemat waktu, biaya, dan tenaga,” terang Jeje , saat menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Tingkat Desa se-Kabupaten Bandung Barat Tahun 2025 di Lembang Asri Resort, Kamis, 6 November.
Menurut Jeje, Bimtek ini bertujuan membekali calon petugas dengan pengetahuan dan keterampilan agar mampu menjadi perpanjangan tangan Dinas Dukcapil di tingkat desa, serta memberikan pelayanan yang prima, ramah, dan akurat.
Jeje juga menegaskan bahwa dokumen kependudukan bukan hanya kebutuhan administratif, melainkan hak dasar setiap warga negara. Pembentukan petugas ini memiliki peran strategis karena semakin banyak masyarakat memiliki dokumen resmi, semakin mudah bagi Pemerintah dalam merencanakan program pembangunan dan penyaluran bantuan sosial secara tepat sasaran.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat berkomitmen penuh mendukung peningkatan kualitas layanan ini hingga ke desa-desa, dengan harapan para peserta Bimtek dapat menjadi petugas yang kompeten, amanah, dan profesional dalam melayani masyarakat,” kata Jeje.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil KBB Hendra Trismayadi menyebutkan, Bimtek yang digelar ini bertujuan meningkatkan kapasitas petugas registrasi kependudukan di desa agar bisa lebih kompeten dalam memberkan pelayanan.
Dikatakannya, daerah lain di Jawa Barat telah lebih dahulu melaksanakan kegiatan serupa, termasuk optimalisasi para petugas registrasi kependudukan di desanya masing-masing.
“Narasumber diantaranya Guru Besar IPDN (Insttut Pendidikan Dalam Negeri), dari Disdukcapil Kabupaten Bandung, dari Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Garut.Seluruh peserta diberikan pemahaman terkait pelayanan adminduk di desa yang terintegrasi secara daring,” katanya.