Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail bersama Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menghadiri kegiatan simbolis penyaluran insentif RT dan RW se-Kabupaten Bandung Barat
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail bersama Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menghadiri kegiatan simbolis penyaluran insentif RT dan RW se-Kabupaten Bandung Barat [prokompim_kbb]
News

Bupati Jeje Salurkan Insentif RT/RW, Perkuat Peran Pelayanan Masyarakat

Limawaktu.id, Bandung Barat –  Aspirasi para Ketua RT dan Ketua RW di Kabupaten Bandung Barat akhirnya mendapat respon dari Pemda Bandung Barat. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail bersama Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menghadiri kegiatan simbolis penyaluran insentif RT dan RW se-Kabupaten Bandung Barat yang dilaksanakan bersama perwakilan Ketua RT dan RW dari Kecamatan Ngamprah, Padalarang, dan Saguling.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kepada para Ketua RT dan RW yang selama ini berperan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, menjaga kondusivitas lingkungan, serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menegaskan, penyaluran insentif ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi bentuk penghargaan atas dedikasi RT dan RW yang selama ini bekerja langsung di tengah masyarakat.

“RT dan RW adalah garda terdepan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mereka yang paling memahami persoalan warga, mulai dari pelayanan administrasi, menjaga keamanan lingkungan, hingga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah wajib memberikan perhatian dan apresiasi yang layak,” ujar Jeje, Selasa, 26 Mei 2026..

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bandung Barat dalam meningkatkan kesejahteraan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), sekaligus memperkuat peran RT/RW dalam mendukung pembangunan daerah.

Jeje juga menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan perangkat masyarakat harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan efektif hingga ke tingkat lingkungan.

“Bandung Barat tidak bisa dibangun hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk RT dan RW. Saya berharap insentif ini bisa menjadi penyemangat agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, soliditas sosial tetap terjaga, dan semangat gotong royong terus hidup,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail menilai RT dan RW memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas sosial serta menyukseskan program pemerintah di tingkat wilayah.

RT dan RW adalah mitra utama pemerintah daerah. Ketika komunikasi berjalan baik, maka pelayanan publik, penanganan persoalan sosial, hingga pembangunan berbasis masyarakat akan lebih cepat dan tepat sasaran,” kata Asep.

 Melalui penyaluran insentif ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap motivasi dan kinerja RT/RW semakin meningkat dalam menjaga kondusivitas wilayah, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendukung terwujudnya visi pembangunan Bandung Barat.

Baca Lainnya

Radio Limawaktu Klik untuk memutar