Kamis, 28 September 2017 9:58

Bersama Pemda, Prajurit Siliwangi Turun ke Desa Terpencil

Petugas Medis sedang melakukan pemeriksaan kesehatan saat pelaksanaan TMMD
Petugas Medis sedang melakukan pemeriksaan kesehatan saat pelaksanaan TMMD [Pendam III/Siliwangi]

Limawaktu.id,- Kodam III/Siliwangi yang juga menaungi wilayah Jawa Barat dan Banten turut serta mendukung program pemerintah daerah sesuai dengan tugas pokoknya yaitu Operasi Militer Selain Perang (OMSP) salah satunya membatu tugas pemerintahan di daerah.

Dalam rangka melaksanakan program pembangunan tersebut, Pemerintah Daerah bersama Kodam III/Siliwangi secara berkelanjutan menggelar kegiatan Bakti TNI yaitu TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

“Saat ini TMMD memasuki yang ke 100. Seperti TMMD sebelumnya sasarannya adalah membangun infrastruktur fisik dan materil serta mental spiritual terutama untuk membuka daerah terisolir,” kata Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI M Herindra, Rabu (27/9).

Dia menyebutkan, di tahun 2017 ini, TMMD digelar di empat wilayah yaitu wilayah Kodim 0610/Sumedang, Kodim 0619/Purwakarta, Kodim 0601/Pandeglang dan Kodim 0623/Cilegon.

Kegiatan Fisik TMMD yang secara umum dilaksanakan adalah membangun infrastruktur dan meningkatkan sarana prasarana untuk menunjang kehidupan masyarakat, meningkatkan produktivitas lahan pertanian dan mengatasi kemungkinan bencana alam, banjir dan penebangan hutan. “

“Salah satunya membuka badan jalan sepanjang 3,8 X 6 m dari Desa Batu Hideung sampai dengan Desa Teluk dan pembuatan 7 unit gorong-gorong,” sebutnya.

Sedangkan kegiatan Non Fisik dilakukan untuk memberikan motivasi masyarakat agar ikut serta berpartisipasi dalam bidang pembangunan berupa penyuluhan pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan, keluarga berencana, pertanian, perikanan, peternakan dan pengetahuan masyarakat di bidang hukum, Kamtibmas dan Narkoba serta ceramah keagamaan. Pemberian motivasi kesadaran Bela Negara berupa kesadaran berbangsa dan bernegara, cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan kemampuan sebagai komponen cadangan dan pendukung.

Dia melanjutkan, Kegiatan TMMD ke 100 ini dilaksanakan selama 7 minggu mulai dari minggu ke 3 bulan September sampai dengan minggu pertama bulan November.

“Prajurit Siliwangi yang terlibat dalam kegiatan TMMD tersebut tinggal dan membaur dengan penduduk setempat selayaknya keluarga sendiri. Bercengkrama, bekerja dan makan dengan menu seadanya bersama anggota keluarga sederhana cerminan semangat kemanunggalan TNI-Rakyat,” pungkasnya. (lie)

Baca Lainnya