Minggu, 26 November 2017 12:17

Berkleus Riwayatmu Kini

Reporter : Fery Bangkit 
Kolam Renang Berglust di Jalab Sukimun Kelurahan Baros Kota Cimahi
Kolam Renang Berglust di Jalab Sukimun Kelurahan Baros Kota Cimahi [limawaktu]

Limawaktu.id, – Berglust, kini kau tinggal kenangan. Hanya namamu yang masih terngiang ditelinga. Sedangkan bentukmu, kini dilupakan. Kondisimu hancur tak terawat. Hanya sisa-sisa yang terlihat, itupun sudah kusam dan berkarat.

Berglust atau orang lebih banyak menyebutnya Berkleus ialah kolam renang bersejarah yang sudah ada sejak zaman Belanda. Kolam renang tersebut terletak di Jalan H. Sukimun RT 01 RW 04 Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi itu merupakan destinasi wisata favorit hingga tahun 90-an.

Tanda-tanda mulai tenggelamnya kolam renang Berkleus sudah terlihat sejak tahun 1998. Tanda kehancurannya bisa dilihat dari banyaknya binatang yang mati dikarenkan tak terurus, lalu hancurnya sejumlah fasilitas kolam renang tersebut.

“Sampai akhirnya sebelum tahun 2000 kolam renang ini ditutup,” ujar Ketua RT 4, Uding.

Konon katanya, luas sekitar kolam renang tersebut mencapai satu hektare. Dulunya, itu merupakan penginapan yang dimiliki oleh warga negara Belanda bernama Tuan Berglust. Hingga akhirnya, pengelolaan area penginapan beserta kolam renangnya dipindahtangankan kepada pihak kepolisian.

Kolam renang tersebut menjadi primadona pariwisata sejak puluhan tahun lamanya, bahkan sejak zaman penjajahan Belanda. Selain kolam renang, di dalamnya terdapat arena bermain untuk anak-anak dan dilengkapi dengan koleksi hewan, hingga menyerupai kebun binatang mini.

Berbagai jenis satwa bisa dipandang sesuka hati oleh pengunjung, seperti buaya, monyet, ular, aneka ragam burung, bahkan gajah. Kini, serupa dengan nasib kolam renangnya, hanya patung-patung dari satwa tersebut dan kandangnya saja yang terbujur kaku tak terawat.

Namun, berbagai kemewahan tempo dulu dalam kolam renang Berkleus kini tak terlihat lagi. Ketika memasuki kolam tersebut, nilai sejarahnya memang masih jelas nampak Masuk melalui pintu bagian belakang, pandangan akan langsung tertuju pada dua buah kolam yang terhampar tidak terawat. Satu kolam berukuran besar dan satu kolam lagi berukuran lebih kecil.

Kolam tersebut kotor, kusam dan berlumut meski tangganya masih terpasang di pinggir kolam. Kolam tersebut kini dimanfaatkan oleh warga sebagai sarana memancing.

Selain kolamnya yang rusak parah, fasilitas pendukung lainnya turut dibiarkan hancur dan nampak angker. Di sebelah barat terdapat ruangan ganti pengunjung dan kamar mandi yang atap-atapnya sudah lapuk serta bolong.

Sebab lama tak terurus, warga sekitar mulai khawatir akan timbulnya penyakit yang dapat membahayakan kesehatan. Terlebih, jika turun hujan air akan menggenangangi kolam. Dan hal tersebut akan menjadi sarang nyamuk.

"Yang paling parah itu malah ada ular yang pernah masuk ke rumah warga, karena di dalamnya itu rumputnya tinggi-tinggi," tutur Uding.

Dengan demikian, warga pun berharap agar ada yang bisa mengembalikan fungsi kolam renang tersebut. Sebab, disamping jauh dari penyakit, warga pun bisa memanfaatkan untuk membukan usaha di areal kolam renang Berkleus.

"Semoga pemimpin Cimahi yang baru bisa membangkitkan lagi Berkleus," pungkasnya. (kit)

Abah Abah
Abah Abah

Sangat bagus untuk didiskusikan

26 November 2017 11:42 Balas