Rabu, 2 Februari 2022 23:02

Berjuang Stop BAB Sembarangan, Siti Nasronah Jadi Warga Teladan

Reporter : Iman Nurdin
Berjuang Stop BAB Sembarangan, Siti Nasronah Jadi Warga Teladan
Berjuang Stop BAB Sembarangan, Siti Nasronah Jadi Warga Teladan [Istimewa]

Bandung (limawaktu.id),-  Siti Nasronah, warga RW 10, Kelurahan Sukamiskin, Kec. Arcamanik, Kota Bandung mendapat penghargaan sebagai Warga teladan dari  Forum Komunikasi Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (FK KIM) Kota Bandung .  Dia mendapat apresiasi menjadi pejuang bebas buang air besar sembarang atau open defecation free (ODF) di lingkungannya.

Dalam perjuangan mengentaskan ODF tersebut, Siti Nasronah merogojh kocek sendiri dengan meminjamkan uangnya kepada warga agar bisa membangun jamban yang sehat.

"Tujuannya hanya satu yaitu membuat wilayah kami agar menjadi lebih sehat, " ucap Siti Nasronah kepada wartawan di acara Bandung Menjawab, di Balaikota, Rabu (02/02/2022).

Siti pun mendorong kepada masyarakat lainnya untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Terutama berkaitan tidak buang air besar sembarangan.

"Warga ciptakan lingkungan sehat, sanitasi total berbasis masyarakat, dengan pilarnya itu stop BAB sembarang. Dalam hal ini kita galakan pilar peta aman dengan gunakan jamban sehat," ungkapnya.

Tak hanya itu, ia juga turut mensosialisasikan masalah ODF ke warga sekitarnya.

"Sebetulnya saya tidak mencari penghargaan. Saya memiliki prinsip  khairunnas anfa'uhum linnas (Sebaik-baik manusia adalah yang berbuat baik kepada manusia lainnya -red)," ujar Siti.

Open Defecation Free (ODF) merupakan salah satu janji wali Kota Bandung. Pasalnya, ODF berkaitan dengan kesehatan lingkungan dan pembangunan sumber daya manusia.

"Harapan kita ODF 100 persen, Alhamdulillah di Kelurahan Sumakimsin 5 persen lagi ODF-nya," kata Siti.

Sementara itu, Forum Komunikasi Ketua Kelompok Infomrmasi Masyarakat (FK KIM) Kota Bandung, Meidi Mochammad Sidik mengatakan, apresiasi diberikan kepada Siti Nasronah karena dedikasi memberikan perubahan yang signifikan mengenai ODF.

"Kami memberikan warga teladan, ada warga berprestasi binaan namun wilayahnya yang harus diapresiasi diberikan penghargaan dalam rangka informasi masyarakat warga kegiatan luar biasa di wilayahnya," kata

Ia mengatakan, KIM terus berkolaborasi dengan masyarakat untuk memberikan pembangunan yang baik sehingga dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Beberapa bidang itu KIM membentuk panitia seleksi yang menilai kinerja warga. Saat ini baru 2 orang kita beri penghargaan yaitu pak Sariban dan Ibu Siti," ujarnya.

Sedangkan Lurah Sukamiskin, Farida Agustina mengaku merasa bangga karena warganya berkontribusi dalam memajukan pembangunan.

"Kita bangga seneng warga ikut andil dalam ODF. Alhamdulillah berjalan. Kita 5 persen lagi untuk capai ODF," ujarnya.

Ia mengatakan program di wilayahnya terus berjalan, mulai dari Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) juga Takakura sampai pengelolaan maggot.

"RW di Sukamiskin itu terus aktif bergerak. Mulai dari Loseda, Takakura, Kang Pisman, Magot itu terus berjalan," tuturnya. **

Baca Lainnya