Sekretaris Daerah Kota Cimahi. Dikdik Suratno Nugrahawan saat ditemui di Pemkot Cimahi Jalan Rd. Hardjakusumah Selasa (322020).
Sekretaris Daerah Kota Cimahi. Dikdik Suratno Nugrahawan saat ditemui di Pemkot Cimahi Jalan Rd. Hardjakusumah Selasa (322020). [Fery Bangkit]
News

Benarkah Lahan Calo pada CPNS di Cimahi Sudah Tertutup?

Limawaktu.id - Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 bisa saja dimanfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Masyarakat diminta tidak percaya dengan iming-iming untuk menjadi abdi negara.

Pasalnya, sistem seleksi CPNS terbarukan sudah menggunakan Computer Assisted Test (CAT) diyakini sangat efektif menutup celah calo dalam seleksi CPNS yang digunakan sejak seleksi tahun 2018.

Sekretaris Daerah Kota Cimahi. Dikdik Suratno Nugrahawan mengatakan, sistem yang digunakan dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) prinsipnya transparan dan akuntabel. Jadi, tegas dia, sangat tidak mungkin ada hal semacam kecurangan.

"Jadi, jangan percaya calo atau oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Dikdik saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Selasa (3/2/2020).

Para peserta CPNS di Kota Cimahi akan mengikuti tahapan SKD pada 13 dan 14 Februari mendatang di Universitas Telkom Convention Hall. Tercatat ada 3.116 yang akan mencoba peruntungannya menjadi seorang abdi negara.

Dikatakan Dikdik, tak menutup kemungkinan momen pengadaan CPNS ini dimanfaatkan oknum-oknum tak bertanggungjawab untuk mencari keuntungan, dengan mengumbar janji lolos jadi CPNS.

Untuk itu, ia mengimbau peserta tidak terbujuk jika ada oknum yang mengaku bisa memudahkan kelolosan. "Ikuti saja tes, kerjakan soal. Jangan percaya pihak lain yang tak tanggung jawab. Apalagi kan sekarang setiap peserta bisa langsung tau hasilnya setelah selesai ujian," jelas Dikdik.

Ia menyarankan kepada para peserta untuk lebih mempelajari materi sesuai kisi-kisi yang sudah disampaikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Kami lebih menyarakan kuasai materi dan konsultasi ke CPNS yang sudah lolos seleksi," imbuhnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelola Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh menambahkan, semua soal dalam seleksi SKD dibuat oleh tim independen.

"Kalau soal kita tidak tau apa-apa, memang daerah tidak dilibatkan. Tau-tau nanti muncul di komputer," tegasnya.

Ditegaskan Ahmad, saat tahapan SKD, pelamar dilarang membawa barang-barang berikut ke dalam ruangan, seperti buku dan catatan lainnya, kalkulator, ponsel, kamera, perhiasan, jam tangan, bolpoin, makanan dan minuman serta senjata api/senjata tajam.

"Kalau kertas untuk menghitung, sudah disediakan oleh panitia," sebut Ahmad.

Untuk ketentuan lengkapnya, kata dia, sudah tertera lengkap dalam tata tertib yang bisa diungah dalam laman Bkpsdmd.cimahikota.go.id. 

Baca Lainnya