Limawaktu.id, Cimahi - Anggota DPRD Kota Cimahi, Enang Sahri mempertanyakan kualitas aspal jalan di Kota Cimahi. Khususnya Jalan Mahar Martanegara.
Sebab, aspal jalan yang baru beberapa hari selesai dikerjakan pihak kontraktor sudah mengelupas akibat dihantam derasnya air dari luapan Sungai Ciputri. Bahkan, kerusakan bertambah hingga mencapai 150 meter.
"Kita mesti mengetahui spesifikasi aspal yang digunakan ini seperti apa, kualitas yang bagus atau yang biasa, atau justru yang jeleknya. Pengerjaannya lalu bagaimana, jangan-jangan dikerjakan asal-asalan yang penting selesai," ujar Enang saat dihubungi, Senin (12/11/2018).
Kualitas aspal yang digunakan bisa dipertanyakan pada perusahaan pemenang proyek pada saat proses pembuatan aspal dengan Asphalt Mixing Plant (AMP).
"Pada saat memproduksi aspal di AMP itu kan bisa dilihat campurannya seperti apa, ada aspal ditambah dengan material lainnya, apakah perbandingannya sesuai atau tidak. Bisa jadi tidak sesuai, akhirnya saat digunakan jadi seperti ini," terangnya.
Setelah pengerjaan selesai, ada tahap pemeliharaan jalan selama tiga bulan, untuk melihat kondisi jalan, dan memantau apakah ada kerusakan atau tidak.
"Artinya selama beberapa bulan kedepan ini kan masih tanggung jawab perusahaan, karena tahap pemeliharaan. Dengan kondisi seperti ini, mereka harusnya punya solusi soal kerusakan," tandasnya.