Ilustrasi Korban Pencabulan Anak Dibawah Umur.
Ilustrasi Korban Pencabulan Anak Dibawah Umur. [Net]
News

Balita Asal Padalarang Diduga Dicabuli Tetangganya Sendiri, Orang Tua Minta Pelaku Segera Ditangkap

Bandung Barat - Balita perempuan berusia 4 tahun asal Kampung Cikamuning, RT/03/01, Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga jadi korban pencabulan.

Peristiwa malang yang dialami korban kemudian diadukan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) KBB. Setelah menerima pengaduan, KPAI KBB langsung mengunjungi kediaman orang tua korban untuk mengetahui kronologisnya.

"Orang tua korban berinisial IS sudah melaporkan dugaan tindak pencabulan yang menimpa anaknya ke Polres Cimahi pada tanggal 3 Agustus lalu," kata Wakil Ketua KPAI Bandung Barat, Prihatin Mulyati, Selasa (25/8/2020).

Berdasarkan keterangan ibu kandung korban, ungkap Prihatin, tindakan bejat tersebut dilakukan oleh tetangganya yang masih tinggal satu kampung pada awal bulan Agustus 2020 saat korban bermain di luar rumah. IS mulai curiga ketika mengantar anak bungsunya itu buang air kecil ke kamar mandi karena merasa kesakitan.

"Saat di kamar mandi, korban menangis, lalu IS merasa ada yang janggal. IS kemudian mengajak anaknya konsultasi ke bidan, setelah dari bidan, korban kemudian didesak agar menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orang tuanya," ucapnya.

Dengan membawa bukti rekaman suara yang diceritakan korban, IS segera melaporkan ke kantor polisi dan melengkapi barang bukti dengan melakukan visum ke rumah sakit. Hampir sebulan berlalu, Prihatin menyebutkan, orang tua korban menuntut keadilan kepada pihak berwajib agar segera menangkap pelaku.

"Orang tua korban sangat geram kepada pelaku yang masih bebas. Mereka sudah laporan dengan menempuh prosedur yang berlaku agar polisi segera menahan pelaku dan mendapat ganjaran hukuman berat," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Yohanes Redhoi Sigiro mengungkapkan, pihaknya sudah menerima laporan dugaan tindak pencabulan dari orang tua korban. "Pihak pelapor juga sudah diminta keterangannya," bebernya.

Yohanes meminta orang tua korban untuk bersabar karena kepolisian pasti akan memproses dugaan kasus ini. Untuk melengkapi berkas kasus, pihaknya saat ini tengah menunggu hasil visum dari rumah sakit.

"Kami masih menunggu hasil visum, mudah-mudahan secepatnya bisa keluar," jelasnya. 

Baca Lainnya