Senin, 20 Mei 2019 15:56

Bala bala menjadi Makanan Wajib Berbuka Ajay M Priatna

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id - Berpuasa di bulan ramadan tak sekedar menjadi rutinitas dalam kewajiban menjalankan agama Islam semata, namun ada berbagai cerita menarik didalamnya, seperti diungkapkan Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna.

Menurut Ajay yang sudah terbiasa menjalankan puasa sejak usia 7 tahun ini, nuansa puasa ramadan banyak menyimpan pengalaman menarik, apalagi saat masa kecil yang dijalaninya di Rancaekek Kebupaten Bandung.

Baca Juga : Sepekan Ramadhan, Volume Sampah di Bandung Barat Meningkat 10%

“Waktu kecil seperti teman susia saat ramadan biasanya kita mengumpulkan makanan, sejak waktu ashar kita sudah berada di masjid untuk menunggu saat tibanya waktu berbuka, atau bermain pedang-pedangan di kebun bambu, baju lebaran sejak dua hari juga sudah didekap, ” katanya mengenang.

Kebiasaannya menjalankan puasa sejak kecil menjadi modal bagi Ajay M Priatna dalam mendidik anak-anaknya menjalankan Rukun Islam ini. Ajay mengaku anak-anaknya tak seperti anak gaul lainnya, mereka lebih banyak dirumah.

Baca Juga : Sabhara Polres Cimahi Bakal Sasar Pak Ogah

“Ya kadang anak saya rajin beribadah kadang ada malasnya juga, tapi saya tetap memberikan bimbingan,” jelasnya.

Soal menu berbuka, Ajay mengaku bala-bala dan teh manis menjadi makanan wajib yang harus ada setiap berbuka puasa sebelum menikmati makan berat. Kebiasaan ini sudah berjalan selama lebih dari 6 tahun.

“Lucunya, saat saya melakukan Tarling, entah info dari mana waktu buka puasa bersama bala-bala, gehu atau batagor menjadi makanan pembuka puasa saya di beberapa tempat Tarling.” ucapnya.

Baca Lainnya