Sabtu, 18 November 2017 10:39

Antisipasi Banjir Besar di Kab. Bandung, Segera Dibangun Kolam Retensi Seluas 8,7 Hektar

Reporter : Yulie Kusnawati
Kolam retensi, penampung sementara saat banjir.
Kolam retensi, penampung sementara saat banjir. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terus melakukan pembenahan di Sungai Citarum, yang menampung air banjir di sejumlah wilayah yang berada di Kabupaten Bandung. Kepala BBWS Yuda Mediawan didampingi Humas BBWS Joko Dwi Priyono dan Konsultan hukum BBWS Budi Gunawan menerangkan, kolam retensi yang awalnya sempat dibangun sebagian kini telah diperluas dengan ukuran 8,7 hektar.

"Guna kolam retensi ini, untuk menampung air dari daerah selatan, karena banjir di Kabupaten Bandung ini meluas maka kita bangun juga agak luas bentuknya semacam kolam," kata Yuda saat ditemui di Aula Warakauri Baleendah, Jum'at (17/11/2017).

Dia juga menjelaskan, kolam retensi ini nantinya akan dioperasikan ketika banjir besar datang dengan harapan aliran air dari sungai-sungai di Bandung dan Kabupaten Bandung tidak langsung masuk sungai Citarum.

"Untuk penggunanya, nanti kita pompa, jadi ketika air sungai dari luar masuk dulu ke kolam ini, setelah itu baru kita pompa yang kemudian dialirkan ke sungai Citarum. Kalau nantinya debit air Citarum sudah turun baru dirilis secara manual," jelasnya.

Saat ditanyai terkait pembebasan lahan di wilayah Cieunteung yang merupakan tempat pembangunan danau retensi tersebut, menurut Yuda,  pihaknya telah membayarkan pembelian tanah warga di wilayah tersebut. "Hari ini telah dilaksanakan musyawarah tahap ketiga, warga juga antusias menerima. Intinya 2018 pembuatan kolam ini harus selesai," ucapnya.

Selain itu, saat ditanyai terkait sungai Citarum lama apakah akan diaktifkan lagi atau tidak, dia pun mengatakan, tidak akan diaktifkan, namun nantinya akan direhabilitasi agar bisa menampung sementara air banjir. "Jadi tidak akan diaktifkan lagi, tapi kita rehabilitasi seperti di bersihkan dari sampah - sampah, supaya nantinya bisa dijadikan penampungan sementara," paparnya. (lie)*