Rabu, 10 Februari 2021 14:37

Anggota Sat Brimob Evakusai Warga yang Tewas Tersengat Listrik saat Banjir

Reporter : Wawan Gunawan
Personil Brimob Polda Jabar Evakuasi Korban tersengat listrik di lokasi bencana banjir Pamanukan
Personil Brimob Polda Jabar Evakuasi Korban tersengat listrik di lokasi bencana banjir Pamanukan [Istimewa]

Limawaktu.id,- Seorang warga Pamanukan menjadi korban dan meninggal dunia pada bencana banjir di Pamanukan Subang. Korban yang meninggal ini terjadi akibat terkena sengatan listrik aktif di rumahnya. Infomasi ini di dapat dari warga yang meminta bantuan kepada kepolisian khususnya Brimob yang sedang evakuasi masyarakat pada bencana banjir tersebut .


Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K. mengnungkapkan, mendapat laporan masyarakat tersebut, Team SAR Brimob Jabar beserta perangkat lainnya langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban meninggal tersebut agar bisa di makamkan .


"iya bener Personil Brimob Polda Jabar Saat ini Sedang melaksanakan Evakuasi Korban maupun barang berharga di lokasi bencana banjir Pamanukan Subang" terang Yuri, saat dihubungi, Rabu (10/2/2021).

Menurut dia, kegiatan Evakuasi ini merupakan salah satu bentuk Bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat dalam menghadirkan Negara di tengah-tengah masyarakat dan menciptakan rasa aman dan nyaman serta kedekatan emosional antara Brimob dengan Masyarakat dalam penanganan Bencana.


Dia menegaskan, pihaknya membantu masyarakat dan melindungi masyarakat, khususnya Jawa Barat karena kita karena anggota Polri mempunyai kewajiban melindungi masyarakat dari segala macam bahaya.

Untuk saat ini evakusi masyarakat itu sendiri di wilayah Pamanukan masih di lanjutkan lagi karena masih banyak warga yang masih terjebak di rumahnya karena banjir. team SAR mendapatkan sedikit kesulitan untuk menjangkaunya karena gang yang sempit dan perahu tidak bisa memasuki kawasan tersebut .

"Dihimbau kepada masyarakat agar bilamana terjadi banjir atau genangan air di dekat kontak listrik agar tidak mendekatinya karena akan sangat berbahaya dan arus listrik itu kita tidak tahu bilamana terjadi kebocoran arus," pungkasnya.

 

Baca Lainnya