Pada edisi minggu ini, Sabtu, 3 Oktober 2026, CSM menghadirkan penampilan dari D’ Carol Band dan Gersbastian Feat Togy
Pada edisi minggu ini, Sabtu, 3 Oktober 2026, CSM menghadirkan penampilan dari D’ Carol Band dan Gersbastian Feat Togy [Pada edisi minggu ini, Sabtu, 3 Oktober 2026, CSM menghadirkan penampilan dari D’ Carol Band dan Gersbastian Feat Togy]
News

Alun-Alun jadi Penuh Warna Lewat Cimahi Street Music

Limawaktu.id, Kota Cimahi -  Alun-alun Kota Cimahi kembali bertransformasi menjadi pusat kreativitas dan ruang inklusif bagi masyarakat melalui gelaran Cimahi Street Music (CSM). Acara ini sukses mempertemukan elemen musik, lintas komunitas, serta warga dalam sebuah panggung terbuka yang interaktif.

Pada edisi minggu ini, Sabtu, 3 Oktober 2026, CSM menghadirkan penampilan dari D’ Carol Band dan Gersbastian Feat Togy. Kehadiran para penampil tersebut tidak hanya menyuguhkan hiburan berkualitas, tetapi juga membuka ruang dialog langsung antara para pelaku musik lokal dengan para pengunjung alun-alun.

Koordinator Cimahi Street Music, Deden Suryana, menjelaskan bahwa CSM merupakan wujud nyata kolaborasi seni dan budaya antara komunitas kreatif dengan Pemerintah Kota Cimahi. Sinergi ini difasilitasi langsung melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi.

"CSM tidak sekadar menjadi panggung pertunjukan. Kegiatan ini berkembang menjadi ruang pertemuan bagi musisi, komunitas, pelaku kreatif, dan masyarakat dalam satu ruang publik," ujar Deden.

Menurut Deden, kesuksesan gelaran ini tidak lepas dari peran aktif berbagai komunitas lokal yang konsisten menjaga denyut kesenian di Kota Cimahi. Sejumlah komunitas yang terlibat dalam kolaborasi lintas sektor ini antara lain:  Studio 7 dan Star Sound,  Cimahi Rock Community (CRC),  Komunitas The Rolling Stones,  Rumah Seni Cimahi (RSC),  Komunitas Sound System Cimahi (KSSC),  Himpunan Artis Musik Independen (HAMI) didukung media Limawaktu.id.

“Bagi masyarakat setempat, CSM hadir sebagai alternatif hiburan yang dekat, murah, dan terbuka bagi semua kalangan. Alun-alun kini memiliki fungsi ganda, yakni sebagai tempat berkumpul sekaligus ruang apresiasi karya seni local,” kata Deden.

Di sisi lain, tingginya volume kunjungan masyarakat di ruang publik ini memberikan dampak ekonomi positif (multiplier effect). Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta usaha pendukung di sekitar area alun-alun mendapatkan momentum peningkatan eksposur dan pendapatan. Musik dan aktivitas komunitas terbukti mampu berjalan beriringan dengan stimulan ekonomi warga.

Melalui CSM, Alun-Alun Kota Cimahi membuktikan bahwa ruang kreatif tidak selalu harus terkurung di dalam gedung pertunjukan formal. Di tengah kota, ruang terbuka hijau mampu menjadi panggung bersama tempat musik berbunyi, komunitas bergerak, dan ekonomi warga berputar.

Baca Lainnya