Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kota Cimahi menggelar aksi demo menuntut kenaikan UMK, belum lama ini.
Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kota Cimahi menggelar aksi demo menuntut kenaikan UMK, belum lama ini. [Istimewa]
News

Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kota Cimahi Tolak Upah Murah

Limawaktu.id,  Kota CimahiAliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh se Kota Cimahi akan melakukan perlawanan dan penolakan besar-besaran terhadap Upah Murah . Bahkan, Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kota Cimahi menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah, yaituBerlakukan Upah Layak Nasional atau setidak tidaknya naikan UMK tahun 2026 Seberar 10,5% dari UMK tahun 2025, kedua Segera laksanakan perintah Mahkamah Konstitusi untuk memperbaiki UU Cipta Kerja khususnya klaster ketenagakerjaan, ketiga Memerintahkan kepada Walikota Kota Cimahi Untuk menekan Angka Pengangguran di Kota Cimahi dengan mendatangkan investor ke Kota Cimahi, keempat,  Segera wujudkan pasilitas DAY CARE di wilayah Kota Kota Cimahi dan terakhir, Hapuskan Sitem Kerja Kontrak dan Out Sourching.

Menurut Ketua Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kota Cimahi Asep Djamaludin, tonggak Perlawanan Kaum Pekerja/Buruh tidak akan pernah Surut oleh waktu. Bagaimana tidak, Persoalan Buruh/Pekerja pada setiap tahunnya tidak pernah pergi dan terus bergulir tiada hentinya silih berganti.

“Tahun inipun Pemerintah belum memberikan kepastian atas besaran UMK untuk tahun 2026. Seharusnya UMK telah dapat ditentukan pada akhir Nopember pada setiap tahunnya. Bahkan Menaker telah mewacanakan untuk Pelaksanaan penetapan upah minimum hari ini dipaksa menggunakan kembali mekanisme standar PP 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dengan dalih perubahan, tetapi jelas hal ini semakin mengkebiri Hak Rakyat untuk Hidup Layak. Dimana teknis penetapan Upah dibuat agar tidak ada kenaikan atau menekan serendah rendahnya kenaikanya,” kata Asep, dalam siaran persnya, Sabtu, 29 November 2025.

Menurut dia, Kenaikan berbagai Bahan Pokok menjelang Natal dan Tahun Baru dapat dipastikan bakal memberi efek Domino yang luas terhadap sendi-sendi ekonomi kehidupan Rakyat yang sampai saat ini belum pulih pasca di eksploitasi oleh Rezim Otoriter JOKO WIDODO selama 10 tahun atau 2 periode kepemimpinannya yang menyengsarakan kaum buruh/pekerja.

Dengan penuh ketulusan, kesadaran dan semangat kebersamaan Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kota Cimahi mengajak kepada seluruh Elemen Masyarakat Kota Cimahi, BURUH, PEDAGANG KAKI LIMA, SUPIR ANGKOT, OJOL KAUM MISKIN PERKOTAAN, PETANI dan MAHASISWA serta elemen masyarakat yang lainnya untuk bergabung bersama-sama turun ke Jalan pada setiap aksi aksi yang akan dilakukan selanjutnya.

"Jika GERAKAN TUNTUTAN UPAH LAYAK NASIONAL ini dimaknai dengan biasa-biasa saja, maka para buruh Pastikan akan keluar dengan menatap hidup yang biasa-biasa saja, Namun ketika kita maknai GERAKAN UPAH LAYAK NASIONAL hari ini dengan luar biasa, maka kita Pastikan akan keluar untuk menatap masa depan dengan prestasi yang luar biasa," pungkasnya

Baca Lainnya