Jumat, 6 Oktober 2017 15:38

Akibat Depresi Sukandi Mencoba Bunuh Diri

Reporter : Yulie Kusnawati
Kapolsek Banjaran, Kompol Susi Rachmi membujuk Sukandi untuk makan.
Kapolsek Banjaran, Kompol Susi Rachmi membujuk Sukandi untuk makan. [limawaktu]

Limawaktu.id, - Akibat terhimpit ekonomi, Sukandi (23) mencoba bunuh diri dengan memotong urat nadi yang berada di pergelangan tangan kirinya, di Area persawahan tepatnya di Kampung Tarajusari Desa Tarajusari Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung. Namun beruntung aksinya tersebut diketahui oleh warga, sehingga langsung melaporkan ke Polsek Banjaran.
 
Kapolsek Banjaran, Kompol Susi Rachmi membenarkan, adanya aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh Sukandi, dengan cara korban menyayatkan sebilah golok milik korban ke tangan kirinya sendiri ( urat nadi ). Sehingga, ucap Susi, korban mengalami luka robek bahkan korban melakukannya sehari sebelum ditemukan.
 
"Kejadian tersebut diketahui oleh salah seorang petani yang hendak pergi kesawah lalu saksi melihat banyak darah di tangan korban namun korban masih tetap bisa bertahan ," kata Susi saat di konfirmasi, Jumat (6/10).
 
Setelah mengetahui kejadian tersebut, lanjut Susi, saksi langsung melaporkan ke pihak desa dan menceritakan pada perangkat Desa Tarajusari, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjaran.
 
"Setelah mendapat informasi, kami langsung menuju ketempat kejadian untuk menyelamatkan korban dan membawa korban ke RS. Soreang untuk diberikan pertolongan pertama serta perawatan intensif," ungkapnya.
 
Susi juga menjelaskan, Setelah dilakukan penyelidikan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa korban melakukan hal tersebut karena depresi yang disebabkan faktor ekonomin. Bahkan, katanya, pada lima bulan yang lalu korban pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menusukan pisau ke perutnya sendiri namun korban masih bisa selamat.
 
"Upaya yang dilakukan, membujuk korban supaya mau makan dan minum, karena posisi korban sudah pucat dan lemas, sehingga kami langsung membawa korban untuk di evakusi ke rumah sakit. Serta, kami mengamankan satu bilah golok berdiamer 20 cm bergagang kayu warna coklat," pungkasnya. (lie)*