Senin, 23 Oktober 2023 7:13

Akhiri Tugas Sebagai Pj Wali Kota Dikdik Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional

Reporter : Bubun Munawar
Mengakhiri masa tugasnya sebagai Pj Wali Kota, Sekda Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan menghadiri Peringatan Hari santri Nasional 2023, di Lapangan Apel Pemerintah Daerah Kota Cimahi,  Minggu (22/10/2023).
Mengakhiri masa tugasnya sebagai Pj Wali Kota, Sekda Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan menghadiri Peringatan Hari santri Nasional 2023, di Lapangan Apel Pemerintah Daerah Kota Cimahi, Minggu (22/10/2023). [Diksominfo Kota Cimahi]

Limawaktu.id, Kota Cimahi - Mengakhiri masa tugasnya sebagai Pj Wali Kota, Sekda Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2023, di Lapangan Apel Kantor Pemerintah Daerah Kota Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Minggu (22/10/2023).

Hari Santri  merupakan tonggak bersejarah bagi para santri. Penetapan Hari Santri merupakan momentum bagi para santri untuk berdaya bagi bangsa Indonesia,

“Peringatan Hari Santri harus menjadi pemacu dan pemicu santri untuk belajar lebih keras dan sungguh-sungguh,” tutur Dikdik Suratno Nugrahawan.

Peringatan Hari Santri Tingkat Kota Cimahi tahun 2023 dilaksanakan dengan menggelar Parade Santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kota Cimahi yang kemudian dilanjut dengan Apel Peringatan hari Santri di

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan santri Kota Cimahi, Forkopimda Kota Cimahi, Kepala Kementerian Agama Kota Cimahi, Ketua MUI Kota Cimahi, Kepala OPD Kota Cimahi, Ulama, Pimpinan Pondok Pesantren, para Ketua Ormas dan Lembaga Islam, Pimpinan Majelis Taklim Se-Kota Cimahi, Pimpinan Organisasi Keagamaan, Tokoh Masyarakat, dan perwakilan ASN.

Dikdik menyebut bahwa keputusan Presiden Republik Indonesia untuk menetapkan Hari Santri tanggal 22 oktober 2015 merupakan bukti pengakuan negara terhadap eksistensi para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan.

“Tanpa kiprah para santri, dengan sikap-sikap sosialnya yang moderat (tawassuth), toleran (tasammuh), proporsional (tawaazun), lurus (i’tidaal), dan wajar (iqtishaad), NKRI belum tentu eksis sampai sekarang,” lanjut Dikdik.

Menurutnya perjuangan para santri tidak selesai saat merebut dan mempertahankan kemerdekaan saja, santri kini dihadapkan untuk meneruskan jihad melawan kebodohan, kemiskinan dan berbagai persoalan yang sedang dihadapi bangsa. Hal ini sejalan dengan tema Hari Santri tahun 2023 yakni ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’.

 Dikdik berharap di era digital para santri mampu menggunakan teknologi informasi sebagai media dakwah dan sarana menyebarkan kebaikan dan kemaslahatan umat. Lalu melalui Peringatan Hari Santri ia juga berharap para santri di Kota Cimahi dapat menciptakan berbagai inovasi dan kreatifitas untuk membangun Kota Cimahi.

Mudah-mudahan dalam peringatan hari Santri ini bisa menampilkan sesuatu yang menjadi ciri khas dari kota Cimahi, bahwa inovasi dan kreatifitas para santri ini harus bisa menjadi bagian dari pembangunan kota Cimahi,” harap Dikdik.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer