Kamis, 11 April 2019 13:30

Ajay Katakan Jalur Offroad di Cireundeu tak Rusak Lingkungan, Padahal Nyatanya.....

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna.
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna membenarkan belum mengeluarkan rekomendasi izin pembuatan track offroad di Gunung Pasir Panji.

Gunung Pasir Panji masuk ke kawasan Kampung Cireundeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi. Pembuatan jalur offroad itu diinisiasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat.

Baca Juga : Demi Track Offroad, Gunung di Kampung Adat Cireundeu Kembali Rusak

"Izinnya belum. Itu kan provinsi, ke kita belum, belum ngomong apa-apa," kata Ajay saat ditemui di Jalan Cihanjuang, Kota Cimahi, Kamis (11/4/2019).

Meski belum ada pembicaraan soal izin, anehnya Ajay mempersilahkan IMI Jawa Barat untuk memulai pembuatan track offroad, dengan membuka jalur. Bahkan, dirinya mengakui sudah melihat lokasi usai menghadiri acara di Kampung Adat Cireundeu beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Kerusakan Area Hijau di Kampung Cireundeu Bertambah, ini Jawaban DLH Cimahi

"Ngecek (langsung) ke lapanganan belum, (baru) ngelewat waktu (ada) acara di Cireundeu," katanya.

Lokasi pembuatan track offroad itu tepat berada di dekat TPA Leuwigajah yang mengalami musibah longsor beberapa waktu lalu, serta berseberangan dengan proyek perumahan di Cireundeu yang juga digunduli pengembang lain.

Track offroad di Gunung Pasir Panji.

Baca Juga : Campur Tangan Ajay Dibalik Pembuatan Track Offroad di Cireundeu

Jelas, dengan dibuatnya jalur itu sedikitnya akan merusak lingkungan. Sebab, area gunung yang tadinya hijau sekarang terlihat merah dengan tanah. Meski tak semuanya dirusak, tapi tetap saja pembuatan track offroad itu mengurangi lahan hijau di Kota Cimahi. Namun dengan mudahnya Ajay menjawab.

"Selama itu tidak merusak lingkungan yang ada, selama manfaatnya ada ya kita (persilahkan) karena kan track offroad paling jalannnya aja. Daripada terbengkalai begitu. Karena itu pasti ada efek benefitnya buat masyarakat ketika itu jadi," ungkap Ajay.

Lahan Gunung Pasir Panji merupakan status quo atau pembekuan. Total ada 46 hektare yang akan digarap oleh IMI Jawa Barat untuk digarap menjadi area track. Tapi, Ajay mengklaim, lahan yang menjadi hak Cimahi belum tersentuh.

"Belum menyentuh (lahan) kita. Lahan kita kan tidak ada yang diganggu. 11 hektare Cireundeu punya kita," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Olahraga Roda Empat IMI Jawa Barat, Fredy Rostiawan menyebutkan, pihaknya sudah mendapat lampu hijau dari Ajay Muhammad Priatna untuk memanfaatkan lahan hak Kota Cimahi.

"Bahkan, Wali Kota Cimahi sudah menyampaikan secara lisan kalo memang diperlukan lahan punya Pemkot Cimahi seluas 11 Ha (hektare) bisa saja disatukan untuk keperluan olahraga," jelas Fredy. 

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer