Senin, 30 Mei 2022 21:25

Adanya Kerusakan Lingkungan, Astra Lakukan Agroforestri 125 Hektare di Samosir, Sumut

Penulis : Iman Nurdin
Astra  menanam 65 ribu pohon di atas 125 hektare lahan di Kabupaten Samosir, Sumut, Senin (30/05/0/202)
Astra menanam 65 ribu pohon di atas 125 hektare lahan di Kabupaten Samosir, Sumut, Senin (30/05/0/202) [Istimewa]


Samosir (Limawaktu.id),- Kawasan Samosir, Sumatera Utara mengalami rusak parah sehingga butuh perbaikan untuk menjaga keseimbangan alam. Aksi rehabilitasi menjadi kegiatan penting dilakukan untuk menunjang perekonomian masyarakat yang mengandalkan wisata dan keindahan alam lainnya.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Samosor, Martua Sitanggang, saat menghadiri launching Penanaman Pohon dan Pemasangan Solar Panel yang dilakukan PT Astra Internasional, di Bukit Holbung, Desa Hariara Pohan, Senin (30/5). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memeringati HUT ke-65 PT Astra Internasional.

Dalam sambutannya, Martua mengakui terjadi perubahan kondisi lingkungan di Samosir dan sekitarnya. Terutama kondisi hutan yang cukup marak terjadinya penebangan.

"Lahan di sekitar kita gersang, akibatnya ketika musim hujan terjadi banjir, ketika musim kemarau terjadi kekeringan. Ini pertanda kondisi hutan dan lingkungan rusak," kata dia.

Dengan begitu, menurutnya hutan tak lagi berfungsi optimal sehingga harus dilakukan perbaikan secara serius. "Kita menyadari hutan sebagai penyangga kehidupan, kebutuhan pangan, penyediaan air dan sumber konservasi. Banjir bandang yang terjadi di bumi Samosir, telah merugikan banyak aspek. Harus ada rehabilitasi lahan," paparnya.

Oleh karena itu, dia mengapresiasi kegiatan penanaman pohon dan pemasangan solar panel ini karena akan berdampak terhadap perbaikan lingkungan. "Kami berterima kasih karena dipilih sebagai pelaksanaan program penanaman pohon dan pemasangan solar panel. Ini sangat bermanfaat untuk mengurangi emisi karbon di atmosfer dan mencegah perubahan iklim," katanya.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Herianto, mengatakan, luas hutan lindung di Samosir mencapai 24 ribu hektare. Perlu ada komitmen bersama dari semua pihak dalam menjaga alam tersebut sehingga memberi daya dukung maksimal untuk kehidupan.

"Penanaman pohon dari Astra ini sangat menggembirakan, ini meringankan tugas kami dalam terus melakukan penanaman pohon," katanya di tempat yang sama. Dia menyebut pentingnya menciptakan hutan yang berkualitas, salah satunya dengan menanam pohon pinus.

"Hutan pinus di Samosir merupakan yang terbaik di dunia. Harus kita jaga, karena pinus ini memberi kehidupan bagi banyak keluarga di sini," katanya.

Chief of Corporate Affairs PT Astra Internasional, Riza Deliansyah, mengatakan, pada kegiatan ini pihaknya menanam 65 ribu pohon di atas 125 hektare lahan di Kabupaten Samosir. Dengan sistem agroforestri, diharapkan keberadaan pohon ini tidak hanya memberikan dampak konservasi, tetapi juga berkontribusi terhadap perekonomian warga.

Adapun pohon yang ditanam terdiri dari pinus dan cemara, serta pohon buah seperti alpukat, nangka, dan kopi. Lebih dari itu, Riza menyebut pihaknya pun mengupayakan peningkatan pariwisata di Samosir, seperti melatih tourguide, pengembangan travel pattern DSA Samosir, promosi wisata melalui tour and travel, dan bantuan prasarana seperti kebersihan, instalasi air bersih, dan kesenian.

"Astra konsisten menjalankan program kontribusi sosial berkelanjutan yang berfokus pada empat pilar, yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan," katanya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer