News

Ada Laporan Burger dan Roti tak Berizin, DPRD Cimahi Langsung Sidak, Apa Temuannya?

Limawaktu.id - Sejumlah Anggota Komisi DPRD I Kota Cimahi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah rumah makan siap saji di sekitar Jalan Jenderal Amir Machmud, Kota Cimahi, Jumat (6/12/2019). Mereka ditemani Anggota Satpol PP.

Dalam kegiatan itu, para wakil rakyat mempertanyakan izin usaha dua tempat usaha, yakni Burger King dan Roti'O, yang disebut keduanya belum mengantongi izin namun sudah berkegiatan menjalankan usaha.

"Sidak ini tindak lanjut dari laporan masyarakat, katanya Burger King dan Roti'O enggak ada izinnya. Jadi kita langsung konfrontir pengelolanya apakah benar izinnya belum ada," ujar Ketua Komisi I DPRD Kota Cimahi, Hendra Saputra, saat ditemui.
 
Setelah dipertanyakan kelengkapan izinnya, kata Hendra, pengelola restoran belum bisa menunjukkan dokumen perizinan namun mengaku semua dokumen perizinan sudah dikantongi. Pihaknya meminta pengelola untuk mempersiapkan kelengkapan persyaratannya.

"Nanti kami datang lagi, mereka serahkan data perizinan dan kita sinkronkan dengan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)," jelasnya.  Jika terbukti ada dokumen perizinan yang belum lengkap namun sudah berani beroperasi, lanjut Hendra, pihaknya bakal langsung melakukan penindakan. 

"Tentu tindak tegas langsung melakukan penyegelan. Berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Cimahi sebagai eksekutornya," tegasnya. Selain dua unit tempat usaha itu, Hendra mengklaim banyak laporan masuk dari masyarakat perihal restoran atau toko ritel modern yang sudah beroperasi tapi tidak memiliko izin. 

"Kita awali dari dua restoran ini dulu, nanti lanjut menyisir restoran yang lain. Bukan cuma restoran saja, tapi menyasar juga toko ritel, kalau mau investasi di Cimahi silakan tapi ikuti aturan,"pungkasnya. 

Store Manager Burger King Cimahi, Kusdayana, mengklaim jika restoran tempatnya bekerja sudah mengikuti aturan perizinan sebelum beroperasi.  "Tadi diminta menunjukkan dokumen IMB, IUD, SIUP, TDP, dan dokumen lainnya dan semua sudah lengkap," katanya. 

Baca Lainnya