Personel kebersihan saat mengangkut sampah
Personel kebersihan saat mengangkut sampah [Fery Bangkit]
News

Ada Anjuran Stay at Home, Berpengaruhkah Terhadap Volume Sampah di Cimahi?

Limawaktu.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi menegaskan, pelayanan pengangkutan dan kebersihan sampah tetap optimal meski saat ini tengah mewabah Corona Virus Disease (Covid-19).

Berdasarkan data DLH Kota Cimahi, timbulan sampah tahun 2019 mencapai 270,399 ton per hari (100 persen). Sampah-sampah itu dihasilkan dari berbagai sumber. Komposisi sampahnya meliputi sampah organik 50,6 persen, kertas 8,6 persen, plastik 15,6 persen, logam 3,1 persen, kain 5,3 persen, gelas kaca 3,0 persen, B3RT 1,4 persen dan sampah lainnya 12,5 persen.

Pelayanan jalan terus, khususnya dalam pengangkutan sampah. Kalau kita berhenti mengangkut dan membersihkan sampah bahaya terhadap lingkungan. Apalagi dalam kondisi ancaman penyebaran wabah virus corona," kata Kepala DLH Kota Cimahi, Mochammad Ronny saat ditemui, Rabu (1/4/2020).

Personel kebersihan yang selalu disiagakan DLH Kota Cimahi ada sekitar 174 orang yang akan bertugas membersihkan sampah hingga pengangkutan sampah dari Kota Cimahi ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.

Dikatakan Ronny, selama masa social distancing dan stay at home belum terjadi volume sampah. Dimana sampah yang dibuang ke TPAS Sarimukti dengan menggunakan 39 armada masih berkisar  222,68 ton per hari.

"Sampah tidak ada perubahan timbulan, per hari masih tetap kisaran 50 - 55 ritasi," ujarnya.

Ronny melanjutkan, untuk melindungi petugas kebersihan dari berbagai penyakit termasuk virus corona, pihaknya mewajibkan kepada semua petugas untuk mengikuti standar keamanan dalam bekerja.

"Seperti menggunakan masker, sarung tangan, cuci tangan pakai sabun kalau sudah selesai bekerja. Peralatan itu kami lengkapi," ujarnya.

Baca Lainnya