mobil damkar cimahi saat sterilisasi Area Pusdikpom Kota Cimahi.
mobil damkar cimahi saat sterilisasi Area Pusdikpom Kota Cimahi. [Foto istimewa]
News

63 Orang Sempat Kontak dengan Puluhan Personel TNI di Pusdikom yang Positif Covid-19

Cimahi - Dinas Kesehatan Kota Cimahi terus melakukan tracing untuk mencari kontak erat dengan 99 personel TNI di lingkungan Pusdikpom Kodiklat AD yang terpapat virus korona atau Covid-19.

Hal ini untuk mengantisipasi secepat mungkin agar bisa dilakukan penanganan kepada mereka jika terindikasi terpapar Covid-19. Hasil sementara, tercatat 63 orang yang sempat kontak dengan personel yang terkonfirmasi positif.

"Tracking dilakukan dan berkoordinasi dengan pihak Pusdikpom termasuk petugas puskesmas. Hasilnya ada 63 orang yang terindikasi sempat kontak dengan yang terkonfimasi positif COVID-19 di Pusdikpom," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini saat dihubungi, Sabtu (11/7/2020).

Menurutnya, ke-63 orang tersebut menjalani pemeriksaan swab test dan akan dilihat hasilnya di laboratorium khusus TNI AD serta RS Dustira tidak ke Labkesda Jabar.

Disinggung apakah akan melakukan swab test ke pusdik-pusdik yang lain di Kota Cimahi, hal itu masih harus menungggu arahan dari pimpinan TNI AD di pusat.

"Minggu lalu itu yang di-swab test 200 orang dan 99 terkonfirmasi positif, tapi kondisi kesehatan mereka bagus. Kalau untuk swab test di pusdik lainnya kami masih menunggu arahan dan koordinasi dengan pihak TNI," terang Rini, sapaan Chanifah.

Rini menyarankan, dengan munculnya kasus ini maka protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan. Apalagi di Cimahi banyak terdapat pusdik, sehingga disarankan swab test menjadi salah satu prasarat masuk dalam penerimaan siswa baru.

Sehingga nantinya bisa dipastikan siswa yang diterima clear dan tidak terpapar atau berpotensi menularkan Covid-19.

Berikutnya, lanjut dia, dalam kondisi pandemi Covid-19 sebaiknya ada pembatasan jam bagi siswa untuk keluar lingkungan pendidikan. Sebab biasanya siswa mendapatkan jatah libur sehingga bisa keluar, itu dikhawatirkan berpotensi membawa virus ketika kembali ke pusdik.

"Kami semua berharap lingkungan pusdik di Cimahi bisa clear, makanya protokol kesehatan harus tetap dilakukan," imbuhnya. 

Baca Lainnya