petugas medis saat melayani warga dalam program rapid test massal
petugas medis saat melayani warga dalam program rapid test massal [Fery Bangkit]
News

5 Warga Cimahi Hasil Rapid Test Terindikasi Positif Covid-19

Limawaktu.id - Empat orang yang mengikuti rapid test massal pada 23 Maret lalu terindikasi positif corona virus Disease (Covid-19). Mereka akan melakukan swab test atau Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk memastikannya.

Sebab, rapid test bukan untuk mendiagnosa yang yang bersangkutan terpapar virus corona. Tingkat akurasi tes cepat tersebut hanya sekitar 70 persen, sehingga harus dilakukan swab test untuk kepastiannya.

"Betul ada 4 orang yang terindikasi positif corona virus berdasarkan hasil rapid test massal. Tapi saat ini kita masih tunggu hasil swabnya keluar untuk memastikan apakah positif corona virus atau tidak," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, saat dihubungi, Kamis (2/4/2020).

Dikatakan Rini, sapaan Chanifah, Selain empat orang yang terindikasi positif setelah melakukan rapid test di Kota Cimahi, ada satu warga Cimahi yang sedang dipantau sebab yang bersangkutan melakukan rapid test di Kota Bandung.

"Ada 1 orang warga Cimahi yang melakukan rapid test di Kota Bandung, makanya kita sedang tunggu hasilnya dulu. Apakah terindikasi positif juga atau tidak," terangnya.

Saat ini Dinas Kesehatan juga terus melakukan tracing terkait riwayat perjalanan dan kontak erat terhadap pasien terindikasi positif tersebut.

"Kita terus kejar siapa saja yang kontak dengan mereka. Karena kalau memang ada yang kontak maka akan langsung jadi ODP juga," bebernya.

Saat ini, pasien terindikasi positif itu sudah melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan pengurus RT/RW setempat.

"Untuk mereka sudah dilakukan isolasi mandiri. Keluarganya ada yang isolasi juga dan ada yang memisahkan diri. Saat ini pasien itu masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) semuanya," bebernya.

"Jadi yang positif jumlahnya masih 6 orang. Rinciannya 2 dirawat di RS Rotinsulu dan isolasi mandiri, 3 pasien meninggal dunia, dan 1 pasien sudah sembuh," sambung Rini.

Baca Lainnya