Swab Test PNS Pemkot Cimahi.
Swab Test PNS Pemkot Cimahi. [Foto Istimewa]
News

4 ASN di Pemkot Cimahi Positif Covid-19, Puluhan Kontak Erat Bakal Diswab Ulang

Cimahi - Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkot Cimahi yang sebelumnya kontak erat dengan abdi negara yang sudah dinyatakan positif terpapar virus korona atau Covid-19 akan menjalani swab ulang pada Senin (10/8).

Sebelumnya, empat PNS di lingkungan Pemkot Cimahi yang bertugas di Kantor Kesatuan Bangsa, Administrasi Pembangunan, UPTD Pemakaman pada DPKP dan Kelurahan Cigugur Tengah positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil swab.

"Yang agak menenangkan, yang kontak eratnya hasil swabnya negatif. Cuma kita harus pastikan kembali untuk meyakinkan. Kami akan lakukan tes lagi," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini saat dihubungi, Sabtu (8/8/2020).

Hasil pelacakan sebelumnya, tercatat ada sekitar 50 orang yang sudah kontak erat dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah dinyatakan positif Covid-19. Para ASN tersebut harus menjalani isolasi mandiri meski hasil swab maraton sebelumnya dinyatakan negatif.

"Kurang lebih 50. Ada yang diruangan itu atau kebetulan yang rapat dengan yang bersangkutan," terang Rini, sapaan Chanifah.

Kemudian untuk tenaga kesehatan, kata Rini, akan tetap menjadi salah satu prioritas untuk dilakukan test secara rutin. Apalagi setelah adanya lima PNS di RSUD Cibabat, yakni 3 perawat, 1 bidan dan 1 nutritsionist juga terpapar virus tersebut

"Di rumah sakit dan Puskesmas harus dijadwalkan (swab test). Mereka kan yang melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat," sebutnya.

Meski ada temuan kasus di lingkungan perkantoran Pemkot Cimahi, Rini menampik sebagai kluster baru kasus virus korona di Kota Cimahi. Sebab penyebutan kluster itu berlaku ketika ada yang positif kemudian menularkan kepada yang lainnya.

"Kami memang belum bisa dikatakan kluster karena belum menunjukan kearah sana," jelas Rini.

Kemudian untuk membuat para PNS tenang dan tidak khawatir ketika bekerja, lanjut Rini, seluruh ruangan pada hari ini, Sabtu (8/8/2020) dilakukan penyemprotan disinfektan. Dengan cairan tersebut, virus yang menempel diyakini akan hilang.

"Kemudian yang harus mutlak dilakukan, selalu cuci tangan pakai sabun dan pakai masker," imbuh Rini. 

Baca Lainnya