Senin, 22 Februari 2021 10:03

15 Kecamatan Terdampak Banjir di Karawang

Reporter : Saiful Huda Ems (SHE)
Kepala BNPB Doni Monardo dan Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau banjir di Kabupaten Karawang, Minggi (21/2/2021).
Kepala BNPB Doni Monardo dan Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau banjir di Kabupaten Karawang, Minggi (21/2/2021). [iNews]

Limawaktu.id,- Pelaksana Harian (Plh) Bupati Karawang, H. Acep Jamhuri mengungkapkan, banjir di Karawang merendam sebanyak 34 desa dan 15 kecamatan. Ia menuturkan, banjir di Karawang disebabkan antara lain akibat hujan intensitas tinggi dan luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet, serta diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Citarum dibagian hilir.

“Kemarin sore kami mendampingi kunjungan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal Doni Monardo dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P. saat meninjau lokasi banjir di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat Karawang,” katanya, Senin (22/2/2021)

Dia menjelaskan, 15 kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Rengasdengklok, Telukjambe Barat, Tirtajaya, Pedes, Cikampek, Purwasari, Ciampel, Pangkalan, Klari, Tempuran, Tirtamulya, Jatisari, Rawamerta, Karawang Barat dan Cilamaya Wetan. Sementara itu, jumlah warga yang terdampak, sesuai data BPBD Karawang mencapai 9.331 KK atau 28.329 jiwa, sedangkan 1.075 KK atau 4.184 jiwa mengungsi.

"Sekitar 8.539 unit rumah terendam dan sejumlah infrastruktur terdampak. Petugas di lapangan masih terus melakukan pendataan lanjutan" lapor Sekda kepada Kepala BNPB.

Baca Lainnya