Selasa, 12 Oktober 2021 18:50

126 Anak Yatim karena Covid-19 di Kota Bandung Dapat Bantuan

Reporter : Iman Nurdin
126 Yatim karena COVID-19 Dapat Bantuan
126 Yatim karena COVID-19 Dapat Bantuan [Humas Kota Bandung]

Limawaktu.id -- Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) memberikan bantuan kepada anak yatim karena Covid-19. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan 10 anak yatim dan ibunya di Kantor DDII Jawa Barat, Jalan Ciateul, Kota Bandung, Selasa 12 Oktober 2021.

Menurut Perwakilan Laznas DDII Pusat Ustadz Said, Program Anak Yatim Asa Anak Indonesia, yakni paket sembako dan peralatan sekolah, serta uang saku untuk anak yatim dan keluarganya yang tercatat ada 126 anak di Bandung Raya.

"Dengan adanya Covid-19 ini, anak yatim butuh perhatian, mereka mempunyai masa depan, siapa lagi kalau bukan kita yang memperhatikan," katanya.

Pihaknya juga menginstruksikan ke perwakilan di sejumlah provinsi untuk mendata anak-anak tersebut, sehingga bisa memberikan perhatian kepada mereka, termasuk di Jawa Barat.

"Dengan data yang didapatkan, kita akan meringankan beban mereka. Berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk anak-anak yatim ini," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DDII Jawa Barat, Ust. Roinul Balad mengatakan,program Asa Anak Indonesia merupakan program bersama antara Forum Zakat dengan Lembaga-Lembaga Zakat di Indonesia dan Jawa Barat pada khususnya.

"Data anak yang ayahnya meninggal di masa Covid-19 ini mencapai ribuan, yang ada di Jawa Barat sekitar 500, untuk Bandung Raya yang tercatat 126 anak," katanya.

DDII Jawa Barat pun tidak hanya memperhatikan anak yang menjadi yatim karena ayahnya meninggal karena Covid-19, ada pula program untuk anak yatim lainnya yang bahkan menjadi binaan sebanyak 700 anak yatim di Jawa Barat.

"Tentu saja tidak menutup kemungkinan program yang lebih luas, tapi karena sekarang masanya Covid-19, mendadak ayah sebagai tulang punggung meninggal karena Covid-19, ibunya sebagian besar juga tidak punya pekerjaan," tuturnya.

Menurutnya, anak yatim tersebut beberapa tahun mendatang akan tumbuh dewasa dan mengisi bangsa ini, sehingga harus punya asa, sukacita, dan harapan besar untuk bisa menjadi masyarakat yang berguna dan optimis dalam menghadapi permasalahan.

Apresiasi 

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengapreasi langkah Laznas DDI untuk meringankan beban anak yatim yang yang ditinggal ayahnya karena Covid-19. 

"Mudah-mudahan ini menjadi bagian upaya kita untuk memperhatikan anak-anak yatim, terutama mereka yang bernasib ditinggalkan ayahnya pada saat masa pandemi Covid-19," ucap Oded.

Menurutnya, dengan bantuan ini merupakan bentuk perhatian dari berbagai pihak yang ikut berkolaborasi, dan ke depan akan terus dilakukan bersama DDII Jawa Barat.

"Tentu saja bukan hanya kepada anak yatim saja, tetapi aspek kehidupan sosial masyarakat juga kita bisa terus mengadakan kolaborasi," katanya.

 

Baca Lainnya

Topik Populer