Senin, 17 Mei 2021 16:39

Pedagang Pasar Keluhkan Keberadaan PKL

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Para Pedagang di sejumlah pasar yang ada di Kota Cimahi mengeluhkan keberadaan para pedagang dadakan atau Pedagang Kaki Lima (PKL) disekitar pasar. Pasalnya, selain keberadaan mereka tidak resmi juga mengganggu stabilitas harga komoditi terutama kebutuhan pangan, seperti buah-buahan atau daging ayam.

Menurut Qudiel, Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Atas Baru,  dibeberapa pasar di Kota Cimahi banyak para pedagang dadakan atau PKL yang menjual ayam potong dipinggir jalan, selain tidak ada pengawasan mereka juga bisa menjual dibawah harga pasar.

“kami sudah minta ke pemerintah untuk menertibkan keberadaan pedagang dadakan tersebut, karena sangat berpengaruh, konsumen yang datang ke pasar jadi berkurang,” ungkapnya, Senin (17/05/2021).

Dikatakannya, di Kota Cimahi banyak yang jualan ayam dadakan dipinggir jalan tetapi tidak ditertibkan oleh pemerintah. Para pedagang meminta pemerintah ada solusi terkait keberadaan pedagang dadakan ini.

“Sudah disampaikan kepada pemerintah namun belum ada solusinya,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Kota Cimahi Syahrijal Yusuf membenarkan adanya keluhan dari para pedagang pasar tersebut. Tak sekedar penjual ayam potong atau pangan lainnya, keberadaan pedagang yang menggunakan kendaraan roda empat untuk berjualan buah-buahan atau komoditas lainnya juga dikeluhkan oleh para pedagang.

Pihaknya sudah menyampaikan keluhan para pedagang tersebut kepada Dinas terkait, namun hingga saat ini belum ada solusi yang bisa dilakukan mengatasi hal tersebut. Tak hanya Disdagkoperin, keluhan pedagang tersebut juga sudah disampaikan kepada Plt Wali Kota Cimahi.

“Kami sudah sampaikan apa yang menjadi keluhan para pedagang kepada pimpinan, kami masih menunggu solusi apa yang akan dilakukan mengatasi hal ini,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya