DPD PKS Pilih jadi Oposisi di Pemerintahan Cimahi
Limawaktu.id - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan bakal berada di luar pemerintahan alias menjadi oposisi pada era Wali Kota dan Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna-Ngatiyana.
Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Cimahi, Dedi Lazurdi usai menghadiri acara diskusi bersama masyarakat di Cenghar Coffe, Jalan Pesantren, Kota Cimahi, kemarin. "Kita oposisi positif," ucap Dedi.
Ia menjelaskan, oposisi positif yang dipilih DPD PKS Kota Cimahi itu artinya jika program yang digulirkan Pemkot Cimahi demi kesehatraan masyarakat, pihaknya akan sangat mendukung."Tapi kalau tidak berdampak pada masyarakat, kita kritisi," kata Dedi.
PKS sendiri mengirimkan tujuh kadernya menjadi Anggota DPRD Kota Cimahi periode 2019-2024. Bahkan, salah satunya dipastikan menjadi pimpinan tertinggi. Mereka akan mengawal dan mengawasi roda pemerintahan selama lima tahun ke depan.Dedi berpesan bagi kader PKS yang terpilih menjadi wakil rakyat agar bekerja jujur dan selalu bekerja demi kepentingan masyarakat Kota Cimahi. Bukan kepentingan pribadi.
"Pertama jujur, artinya kalau benar ya benar, salah ya salah," tegasnya.Dedi meminta agar mereka selalu melayani aspirasi dan gagasan masyarakat Kota Cimahi. Seperti aspirasi yang digulirkan masyarakat saat diskusi, kemarin.
Sebab, kata Dedi, masyarakat butuh wadah yang bisa menampung aspirasi dan gagasannya untuk pembangunan Kota Cimahi. "Kita ingin bersinergi menyelami apa yang ada. Minimal ide itu ditumbuhkan, jangan dibekukan. Mudah-mudahan masyarakat tidak berhenti mengembangkan ide-ide untuk pembangunan kota," pungkasnya.