Meningkatkan Kesadaran Kolektif dengan Peringatan Hari Guru Nasional
Limawaktu.id, - Ditengah keprihatinan nasib pahlawan tanpa tanda jasa terutama guru-guru hononer yang upahnya seringkali lebih rendah dari kaum buruh, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Padalarang mengukuhkan eksistensinya dengan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-72 dan Hari Guru Nasional tahun 2017 bertempat di Komplek Sekolah Dasar Purabaya, Kec. Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (15/11/2017).
Peringatan tersebut dihadiri oleh Ketua PGRI KBB Drs. Juhro Hamdan, M.Si Ketua PGRI Padalarang M.B. Setiawan, M.Pd dan sekira 1300 guru Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kecamatan Padalarang yang tergabung dalam organisasi guru PGRI.
Acara diawali dengan Gerak Jalan Sehat dengan rute Purabaya, Sodong, Pusdikav, dan kembali lagi ke Komplek SDN Purabaya disambut dengan panggung hiburan, berbagai lomba dan kuis dengan berbagai macam hadiah dan doorprize.
Juhro, yang juga Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan (Disdik) KBB mengatakan, peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI dapat meningkatkan kesadaran kolektif para guru dalam rangka meningkatkan disiplin kerja dan mutu pendidikan.
"Anggota PGRI harus kompak bersama meningkatkan mutu pendidikan di KBB sesuai dengan visi CERMAT: Cerdas, Rasional, Maju, Agamis & Sehat," tandas Juhro.
Sementara itu, Ketua PGRI Padalarang, Setiawan yang sekaligus kepala SDN Ciburuy menyampaikan, bahwa kegiatan peringatan HUT PGRI & Hari Guru Nasional ini menelan anggaran sekira 45 juta rupiah, yang berasal dari uang kas PGRI.
“Saya berharap melalui kegiaatan ini anggota PGRI lebih bisa mempererat silaturahmi dan meningkatkan kompetensi guru,” harapnya. (jk)*