Yus Jadi Penjaga Nyawa Perahu Nelayan Pantai Carita
Limawaktu.id, PANDEGLANG – Saat nelayan berlayar mencari ikan di perairan Carita, ada pekerjaan lain yang tak kalah penting berlangsung di daratan. Di Kampung Cilurah, Desa Sukanegara, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, seorang perajin perahu bernama Yus menghabiskan hari-harinya memperbaiki kapal-kapal nelayan yang mengalami kerusakan agar kembali siap mengarungi laut. Desa Sukanegara sendiri merupakan bagian dari wilayah pesisir Kecamatan Carita yang dikenal sebagai kawasan nelayan dan wisata bahari di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Pria yang telah menekuni pekerjaan tersebut selama sekitar lima tahun itu menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi nelayan setempat. Dengan keterampilan yang dipelajarinya secara otodidak, Yus memperbaiki berbagai kerusakan pada perahu fiberglass, mulai dari lambung yang bocor, retak akibat benturan karang, hingga pengecatan ulang.
"Kalau ada yang bolong, ditambal pakai resin. Yang rusak dirapikan lagi supaya bisa dipakai melaut," ujar Yus saat ditemui di lokasi, Rabu, 3 Juni 2026.
Menurutnya, kerusakan perahu paling sering terjadi akibat benturan dengan karang saat nelayan mencari ikan di laut. Karena itu, perawatan dan perbaikan menjadi kebutuhan rutin agar armada nelayan tetap aman digunakan.
Meski pekerjaannya membutuhkan tenaga dan ketelitian tinggi, penghasilan yang diterimanya masih tergolong sederhana. Dalam sehari, Yus memperoleh upah sekitar Rp150 ribu dari pekerjaan servis perahu yang dikerjakannya.
"Kalau ada pekerjaan ya dikerjakan. Alhamdulillah masih ada saja yang perlu diperbaiki," katanya.
Perahu yang diperbaiki Yus rata-rata memiliki panjang sekitar 12 meter dan digunakan oleh empat hingga lima nelayan dalam sekali melaut. Armada tersebut menjadi alat utama masyarakat pesisir untuk mencari nafkah dari hasil tangkapan ikan.
Keberadaan para teknisi perahu seperti Yus menjadi bagian penting dalam rantai ekonomi perikanan di Carita. Tanpa perawatan yang memadai, kapal nelayan berisiko tidak bisa beroperasi secara maksimal. Pemerintah sendiri terus berupaya memperkuat sektor perikanan di wilayah Carita melalui berbagai program pemberdayaan dan penguatan armada nelayan guna meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir.
Di tengah tantangan cuaca, gelombang, dan risiko kerusakan kapal, Yus memilih tetap bertahan dengan profesinya. Baginya, setiap perahu yang kembali berlayar setelah diperbaiki bukan sekadar pekerjaan yang selesai, melainkan bagian dari upaya menjaga kehidupan nelayan dan keluarganya tetap berjalan.