Sabtu, 11 Januari 2020 12:32

Yang jadi Alasan Geger Bintang Lembang Diburu Wisatawan Saat Malam Pergantian Tahun

Geger Bintang Matahari di Kampung Gunung Putri Desa Jayagiri KBB Di Pagi Hari [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Bandung Utara menyebutkan, tingkat kunjungan ke objek-objek wisata yang dikelola dan dikerjasamakan dengan pihaknya mengalami peningkatan saat libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

"Tingkat kunjungan meningkat lebih dari dua kali lipat, terus bila dibandingkan tahun 2018 ada kenaikan hingga 20 persen," kata Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Komarudin saat dihubungi, Sabtu (11/1/2020).

Dari 33 tempat wisata yang dikelola Perhutani, Komarudin mengaku, pengunjung paling banyak berlibur ke Geger Bintang Matahari di Kampung Gunung Putri, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Akhir tahun lalu, lebih dari 4.000 orang datang dan menikmati liburan di tempat yang memiliki ketinggian 1.587 meter di atas permukaan laut tersebut," terang Komarudin.

Dia menjelaskan, kebanyakan pengunjung datang ke lokasi wisata yang dibuka sejak 2016 itu untuk menikmati keindahan pemandangan dari atas gunung, tapi tak sedikit juga yang datang ke sini untuk berkemah.

Geger Bintang Matahari di Kampung Gunung Putri Desa Jayagiri KBB Saat Malam Hari

"Di sini (Geger Bintang) menawarkan alam dan bentang lahan yang indah, tempat favorit anak muda. Kalau malam hari bisa melihat gemerlap cahaya lampu Lembang, sedangkan pagi hari bisa melihat sunrise dan pemandangan seperti negeri di atas awan," bebernya.

Secara keseluruhan, lanjut Komarudin, kehadiran objek wisata baru di wilayah Lembang tidak terlalu mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan saat libur Natal dan tahun baru ke area yang dikerjasamakan dengan pihaknya.

"Ada pengaruh sedikit, tetapi kita sudah punya segmen khusus dari kalangan pelajar yang mungkin memiliki keterbatasan dana, jadi mereka liburannya ke kita," tukasnya.