Jumat, 2 Agustus 2019 19:37

Waspada Status Gunung Tangkuban Perahu, ini Sebabnya

Pos Pemantauan Gunung Tangkuban Parahu [Ferry Bangkit]

Limawaktu.id - Status Gunung Tangkuban Parahu meningkat dari level 1 normal menjadi level II waspada pasca terjadinya erupsi pada Kamis (1/8/2019) malam.

Status itu berdasakan pemantauan yang dilakukan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, Geologi (PVMBG) karena dianggap berbahaya. Bahkan, pagi ini ad erupsi susulan beberapa kali.

Saat ini, radius tidak mendekati kawah ditingkatkan dari awalnya 500 meter menjadi 1,5 meter. Sebelumnya, sejak Jumat (26/7/2019) status erupsi pada TWA Tangkuban Perahu ada pada level I atau normal.

Berdasarkan pantauan, akses menuju kawah Gunung Tangkuban Perahu didekat Pos Pemantauan Gunung Tangkuban Parahu ditutup oleh pagar. Kemudian para petugas dari pengelola menjaga ketat area masuk wilayah Taman wisata. Sementara itu, berdasarkan data seismograf aktivitas vulkanologi terus bergerak kencang.

"Kemarin erupsi empat kali pukul 20.00 Wib hingga pukul 21.00 Wib, amplitudo 50 mm. Kemudian sejak pukul 00.43 Wib meletus lagi dengan amplitudo 50 mm sampai sekarang," ujar Hendri Deratama, Pengamat Gunung Api PVMBG pos pemantauan Gunung Api Tangkuban Perahu, Jumat (2/8/2019).

Ia mengungkapkan, erupsi masih terjadi hingga saat ini. Meski begitu, pihaknya belum mengetahui besaran letusan tersebut. Sementara itu, pihaknya menaikkan status vulkanologi ke level II yaitu waspada sekitar pukul 08.00 Wib.

Menurutnya, peningkatan status dilakukan karena evaluasi yang dilakukan dan ancaman bahaya yang meningkat. Katanya, erupsi yang terjadi disebabkan adanya aktivitas magma dan sama seperrti pada 2013 lalu.

"Sama seperti 2013 yaitu meletus dulu terus ada jeda terus meletus lagi," katanya. Hendrik mengatakan radius tidak mendekati kawah dinaikkan menjadi 1.5 kilometer.

Ia mengungkapkan, pihaknya terus memantau kondisi erupsi Gunung Tangkuban Perahu dan belum bisa memprediksi akan berlangsung hingga kapan. Saat ini, katanya kondisi asap sudah tinggi.

Berita Terkait