Selasa, 5 Mei 2020 11:53

Warga Kabupaten Bogor Tertular Covid-19 di KRL

Social Distancing Diberlakukan Bagi Penumpang Kereta Rel Listrik untuk mencegah penularan Virus Corona [Net]

limawaktu.id- Kepala Daerah di Bogor Depok dan Bekasi mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan agar operasi Kereta Rel Listrik untuk sementara dihentikan saat pelaksanaan PSBB.

Pasalnya, dari data yang ada warga Kabupaten Bogor yang positif tertular virus Corona terjadi di KRL.
Bupati Bogor Ade Yasin bersama para kepala daerah di Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) juga sempat mengusulkan untuk pemberhentian sementara KRL pada PSBB periode kedua yang dimulai 29 April 2020 selama 14 hari.

Pada periode pertama PSBB, usulan para kepala daerah di Bodebek mengenai pemberhentian sementara KRL, dibalas dengan surat pemberitahuan dari Kemenhub Nomor: KA.207/1/2. PHB.2020 tentang Pengaturan Pembatasan Operasi KRL Jabodetabek. Dalam surat tersebut pada poin empat dijelaskan bahwa permohonan pemberhentian sementara tidak dikabulkan kementerian.

Bupati Bogor Ade Yasin meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperketat pembatasan penumpang kereta rel listrik (KRL) setelah mengetahui ada tiga dari 325 penumpang KRL dinyatakan positif COVID-19, yang mengikuti tes swab di Stasiun Bogor beberapa waktu lalu.

"Kalaupun pemerintah tetap memutuskan KRL beroperasi, tentunya pembatasan penumpang harus diperketat atau seleksi dengan menunjukan kartu identitas tempatnya bekerja (bekerja di delapan sektor yang dikecualikan)," ungkapnya, dikutip Antara Selasa (5/5).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu menyebutkan bahwa rata-rata pasien positif terinfeksi  COVID-19 yang berdomisili di Kabupaten Bogor lantaran tertular virus di KRL.

"Kami yakin salah satu penyebab maraknya positif itu karena KRL, dan dari data yang ada rata-rata dari penumpang kereta. Kasus positif pertama yang di Bojonggede itu dari kereta," kata Ade Yasin.

Menurut dia, berdasarkan catatan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bogor, wilayah dengan jumlah warganya paling banyak terinfeksi COVID-19 yaitu zona merah yang terdapat stasiun KRL, seperti Kecamatan Cibinong dan Bojonggede.