Selasa, 19 Agustus 2025 13:32

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Launching Film Kompi Daeng

Limawaktu.id, Kota Cimahi - Aspek heroik mewarnai Peringatan HUT Ke- 80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Cimahi. Masih di Peringatan Kemerdekaan tersebut Para sineas asal Kota Cimahi melaunching karya Film layar Lebar berjudul ‘Kompi Daebg’, di Gedung Cimahi Technopark, Jalan Baros Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Selasa, 19 Agutus 2025.

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira secara resmi me launching Film Kompi Daeng, sebuah film lebar yang diangkat dari buku Prahara Cimahi karya almarhum Mayor Chb SM Arief seorang penulis sekaligus pelaku sejarah perjuangan para tokoh dalam mempertahankan kemerdekaan dari serangan tentara Sekutu NICA pasca kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Cimahi.

“Kedepan film ini bisa dinikmati minimal oleh warga Kota Cimahi yang menjadi identitas kultural sebagai kota militer,” terang Adhitia, usai Launching Film Kompi Daeng.

Menurut Adhitia, Kota Cimahi berbeda dengan kabupaten kota lainnya di Indonesia karena memiliki ciri khas sebagai kota militer. Dengan adanya film Kompi Daeng ini menunjukan adanya para creator dibidang film yang harus diatensi oleh semua pihak.

“Ini harus menjadi atensi kita semua dalam rangka meningkatkan pariwisata di Kota Cimahi, dengan adanya Wisata Militer di Cimahi akan lebih menarik lagi jika dikemas dengan film atau animasi, ” katanya.

Sementara itu, Sutradara dan Penulis Naskah Fil Kompi Daeng Dede Syarif mengungkapkan, Film ini terinspirasi dari buku Prahara Cimahi Pelaku dan Peristiwa (30 Oktober 1945 – 28 Maret 1946) karya Mayor CHB SM Arief.

Menggabungkan unsur fiksi dan fakta sejarah, “Kompi Daeng” mengisahkan Kohar, seorang seniman Longser dari Desa Tjipageran yang kehilangan ayahnya akibat ditembak Belanda pada 1930.

Tragedi itu menumbuhkan dendam dan tekad dalam dirinya untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Pada Oktober 1945, Kohar bersama adiknya Asih bergabung dengan pasukan Kompi Daeng pimpinan Daeng Muhammad Ardiwinata. Mereka berjuang bersama tokoh-tokoh pejuang seperti KH Usman Dhomiri, Kapten Permana, dan Dokter Mayor Dustira untuk mengusir Tentara Sekutu dan NICA dari Cimahi, dalam peristiwa heroik yang dikenal sebagai “Perang 4 Hari 4 Malam” di de militaire stad.

Disutradarai oleh Dede Syarif HD dengan co-sutradara Ivo Voynot, film ini dibintangi oleh aktor nasional seperti Surya R Kusumah, Fikri Aziz, Sandi Tarhedi, Aurelia, serta melibatkan talenta lokal dari Cimahi dan Bandung. Ketua DPRD Cimahi, Wahyu Widiatmoko, dan tokoh silat Kabupaten Bandung, Ayi Kosasih, juga tampil sebagai pemeran spesial.

Peluncuran “Kompi Daeng” bertepatan dengan momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sekaligus menjadi tonggak awal industri film Cimahi yang mengangkat cerita perjuangan lokal ke layar lebar. Masyarakat diharapkan memberikan dukungan penuh agar nilai-nilai patriotisme dan jati diri bangsa tetap terjaga melalui karya seni film.