Truk Sampah Tua Bikin Boros Anggaran Pemeliharaan
Limawaktu.id - Pemkot Cimahi harus mengeluarkan anggaran hingga Rp2.979.890.000 untuk biaya pemeliharaan terhadap 84 kendaraan pengangkut sampah di Kota Cimahi selama tahun 2019.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Mochammad Ronny mengungkapkan, dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi itu terbagi ke dalam pembelian pelumas dan servis suku cadang.
"Untuk pelumas itu sebesar Rp567.520.000 dan servis suku cadang sebesar Rp2.412.370.000," ungkap Ronny saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (18/11/2019).
Anggaran tersebut digunakan untuk memelihara 84 kendaraan pengangkut sampah. Rinciannya, truk roda enam sebanyak 39 unit, pick up 8 unit, kendaraan roda 3 sebanyak 36 unit serta mesin press sampah 1 unit. "Digunakan juga untuk tambahan jasa servis, belanja pengelasan dan pemeliharaan sasis trukk, roda 3 dan container," jelas Ronny.
Ronny menjelaskan, anggaran paling besar diperuntukan bagi kendaraan pengangkut sampah yang sudah cukup berumur. Tercatat, saat ini 14 unit kendaraan pengangkut sampah yang sudah ada sejak tahun 2002 sampai 2012. "Kendaraan tahun 2015 ke atas jumlahnya 21, kendaraan dari tahun 2002-2012 14 unit. Truk tua cukup memakan banyak anggaran," ujarnya.
Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Lucky Sugih Mauludin menambahkan, pemeliharaan terhadap kendaraan angkutan sampah biasanya itu meliputi pergantian ban penambalan ban keropos pada batok truk, isi pelumas.
"Kemudian penggantian onderdil atau suku cadang yang sudah rusak dengan yang baru dan sebagainya," terang Lucky. Diakuinya, kendaraan pengangkut sampah yang sudah berumur lebih rentan mengalami kerusakan sebab setiap hari aktif bergerak mengangkut sampah. Minimal, truk tersebut harus mengangkut sampah dua rit dari Kota Cimahi ke TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
"Mengingat usia kendaraan yang sudah lama, terkadang perawatan kendaraan dalam suku cadang bisa setahun 2 (dua) kali atau lebih Karena kendaraan tersebut aktif bergerak setiap hari melakukan pelayanan," pungkasnya.
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, volume sampah yang dihasilkan setiap harinya mencapai 268 ton. Sementara yang bisa diangkut ke TPA Sarimukti hanya 212 ton per harinya. Sisanya ada yang terkelola sejak di sumber.