ToT Perempuan Penggerak Akar Rumput, Perkuat Kepemimpinan Kader PDIP di Kota Cimahi
Limawaktu.id, Kota Cimahi - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (ToT) bertajuk "Perempuan Penggerak Akar Rumput". Pelatihan yang mengusung tema "Perempuan Bergerak dari Akar Rumput Memimpin Perubahan, Mewujudkan Generasi Berkualitas" ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kader perempuan dalam memimpin perubahan sosial, ekonomi, dan politik di masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut Ketua Wanoja PDI Perjuangan Kota Cimahi, Prita Novia Haerani, ST, didampingi oleh jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi, yakni Wuri Santika dan Fitri Argharini. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga, serta diikuti oleh Ketua Wanoja se-Jawa Barat dan kader perempuan potensial lainnya.
Prita Novia Haerani menybutkan, PDI Perjuangan berharap gerakan ini mampu menghimpun kekuatan di tingkat akar rumput sekaligus menjadi sarana rekrutmen kader perempuan yang memiliki potensi untuk memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
“Kami berharap gerakan yang dilakukan Wanoja PDI Perjuangan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” sebut Novia, Senin, 27 Juli 2026.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi, Agung Yudaswara, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kehadiran Wanoja Kota Cimahi dalam pelatihan ini. Ia menegaskan bahwa peran kader perempuan sangat krusial dalam kancah politik, terutama untuk memenuhi ambang batas 30% kuota keterwakilan perempuan sesuai regulasi yang berlaku.
"Harapan besar muncul kader-kader perempuan berkualitas yang mampu mendongkrak suara partai pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029/2031 mendatang, serta mampu memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat dan pembangunan di Kota Cimahi," ujar Agung.
Melalui ToT ini, PDI Perjuangan berkomitmen untuk terus mencetak kader perempuan yang tidak hanya kompeten secara politik, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat,