Selasa, 11 Agustus 2026 15:48

Tingkatkan Estetika, RSUD Cibabat Lakukan Penataan Kawasan Depan Rumah Sakit

Wali Kota Cimahi Ngatiyana [Istimewa]

Limawaktu.id,  CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi mulai menggenjot penataan wajah dan pembenahan menyeluruh pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat Kota Cimahi. Langkah strategis ini tidak hanya menyasar estetika lingkungan luar, melainkan juga menyentuh aspek fundamental seperti mutu pelayanan, tata kelola manajemen, hingga penyegaran sumber daya manusia (SDM).

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menjelaskan bahwa penataan kawasan depan rumah sakit merupakan tindak lanjut untuk meningkatkan estetika dan aspek keselamatan. Sejumlah pepohonan yang dinilai terlalu rimbun dan berpotensi membahayakan kini mulai dirapikan, dikurangi, bahkan ditebang. Meski demikian, pemerintah memastikan komitmen penghijauan tetap terjaga dengan menggantinya menggunakan tanaman baru.

"Pohon-pohon yang ada di depan kita rapikan, kita kurangi, bahkan ada yang ditebang. Tetapi pohon yang ditebang kita ganti dengan tanaman baru. Jadi penghijauan tetap kita jaga," ujar Ngatiyana.

Menariknya, Pemkot Cimahi memilih varietas pohon durian pendek sebagai salah satu tanaman pengganti. Pemilihan ini didasarkan pada nilai manfaatnya yang tinggi karena dapat berbuah dalam waktu satu hingga dua tahun, sekaligus diproyeksikan menjadi daya tarik visual yang unik bagi masyarakat yang berkunjung ke RSUD Cibabat.

Selain faktor estetika, pemangkasan vegetasi ini bertujuan untuk membuka ruang pandang publik terhadap akses utama rumah sakit. Pohon-pohon besar yang sebelumnya menutup papan nama dan pintu masuk kini ditata agar masyarakat tidak lagi kebingungan saat mencari akses masuk.

"Kalau tulisan rumah sakit kelihatan, pintu masuknya juga jelas, masyarakat tidak bingung. Orang yang datang bisa langsung tahu bahwa ini RSUD Cibabat," tegasnya.

Ngatiyana juga memberikan apresiasi kepada Direktur RSUD Cibabat yang telah menginisiasi berbagai langkah awal intervensi fisik. Di antaranya adalah penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), penanaman pohon, serta perbaikan pagar pembatas agar wajah rumah sakit terlihat lebih representatif.

Wali Kota menegaskan bahwa pekerjaan rumah terbesar RSUD Cibabat terletak pada pembenahan sektor internal. Pemerintah Kota Cimahi telah menetapkan tiga agenda besar yang harus segera dieksekusi, yaitu reformasi pelayanan, reformasi manajemen, dan reformasi SDM.

Dalam aspek pelayanan, RSUD Cibabat dituntut untuk terus berbenah demi meningkatkan kepuasan pasien. Pada sektor manajemen, perubahan tata kelola akan difokuskan untuk membalikkan performa finansial rumah sakit yang selama ini dinilai kurang produktif atau cenderung "pas-pasan".

Sementara itu, pada sektor SDM, pemerintah akan melakukan evaluasi kinerja berkala yang diikuti dengan skema penyegaran atau rotasi jabatan. Langkah ini diambil untuk memastikan prinsip the right man on the right place berjalan optimal demi pelayanan kesehatan yang maksimal.Sebagai bentuk konkret komitmen perbaikan layanan,

Ngatiyana mencontohkan respons cepat jajaran rumah sakit dalam menangani pasien yang terkendala administrasi jaminan kesehatan. Dalam beberapa kasus, pasien dengan kepesertaan BPJS nonaktif tetap mendapatkan hak perawatan medis, sementara petugas secara proaktif membantu pengaktifan kembali status kepesertaan tersebut tanpa membebankan biaya tambahan kepada pasien.