Sudah Segini-gini Saja, Lahan Pertanian di Cimahi Lagi-lagi Terancam Beralihfungsi
Cimahi - Lahan pertanian sawah di Kota Cimahi terancam berkurang. Penyebabnya alih fungsi lahan yang begitu masif dan sulit untuk dikendalikan.
Seperti lahan pertanian di Kampung Cisurupan, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Lahan basah tersebut akan dijual oleh pemiliknya.
"Iya mau dijual, tapi kurang tau buat apanya," kata Sodikin (56), salah seorang petani penggarap saat ditemui, Kamis (26/11/2020).
Lahan sawah tersisa di Kota Cimahi sendiri mencapai 137 hektare yang tersebar di tiga kecamatan. Yakni 85 hektare lahan sawah di Kecamatan Cimahi Utara, 8 hektare di Kecamatan Cimahi Tengah dan 47 hektare di Kecamatan Cimahi Selatan yang digarap 505 petani.
Jika lahan sawah tersebut, kemudian dialihfungsikan, maka jumlah lahan pertanian pun akan semakin menipis di Kota Cimahi. Luasan lahan tersebut mencapai 5.590 meter persegi.
"Iya mau gimana lagi, kita mah hanya petani penggarap, pasrah saja," ujar Sodikin.
Kemudian yang menjadi korban dari alihfungsi lahan tersebut tentu saja buruh petani yang mengais rezeki dari menanam hingga memanen padi. Dalam setahun, rata-rata masa panen hanya dua sampai tiga kali.
"Yang butuh taninya ada 7 orang biasanya. Mereka bantu nanam, hingga memanen," ujar Sodikin.
Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita Mustikasari mengatakan, cukup sulit memang untuk mencegah alih fungsi lahan pertanian di Kota Cimahi karena kebanyakan lahan milik pribadi.
"Iya disayangkan juga. Tapi itu kan hak pribadi. Walaupun kita harapannya meski ada penjualan tapi jangan sampai beralihfungsi," ujarnya.
Sebagai komitmen untuk mempertahankan lahan pertanian, terang Mita, pihaknya sudah mengunci 15,34 hektare lahan sawah agar tidak beralihfungsi.
Luasan lahan pertanian tersebut sudah dimasukan menjadi Lahan Pangan Peranian Berkelanjutan (LP2B) yang tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Cimahi.
"Tidak boleh beralih fungsi itu. Kita masukan ke dalam Perda RDTR. (Sisanya) kita berharap tidak beralihfungsi," tegasnya.