STIKOM Bandung dan Perdibrofi Bangun Sinergi Akademik Bidang Broadcasting
Limawaktu.id — Sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi menjadi kunci dalam menjawab tantangan industri kreatif. Hal ini mendasari kerja sama antara Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Bandung dan Perkumpulan Pendidik Broadcasting dan Film Indonesia (Perdibrofi) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman di Kampus STIKOM Bandung.
Kerja sama ini meliputi pengembangan riset bersama, pelaksanaan seminar, peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa. Selain itu, kolaborasi ini memperluasan jejaring akademik dan profesional di bidang komunikasi, broadcasting, dan perfilman.
Ketua STIKOM Bandung, Dr. Dedy Djamaluddin Malik, menyebut kolaborasi dengan organisasi profesi sebagai langkah penting untuk memastikan kurikulum dan aktivitas akademik tetap relevan dengan dinamika industri.
“Kami ingin lulusan memiliki perspektif akademik yang kuat sekaligus pemahaman profesional yang kontekstual,” ujarnya.
Pembina Perdibrofi Jawa Barat, Dr. Firdaus Azwar Ersyad, menambahkan bahwa sinergi ini membuka peluang kolaborasi lintas sektor antara akademisi, praktisi, dan komunitas industri.
“Kolaborasi kampus dan organisasi profesi sangat penting untuk membangun SDM kreatif yang adaptif,” katanya.
Melalui kemitraan ini, STIKOM Bandung dan Perdibrofi menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat kontribusi pendidikan tinggi terhadap perkembangan industri kreatif dan dunia akademik Indonesia.