Rabu, 23 Oktober 2019 15:13

Sterilkan Pipa yang Terbakar, Pertamina Kerahkan 90 Personel

pihak dari PT Pertamina masih berjaga di lokasi terbakarnya pipa BBM [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - PT Pertamina masih melakukan sterilisasi di lokasi terbakarnya pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kampung Mancong, RT 02/01, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Peristiwa kebakaran sendiri terjadi Selasa (22/10/2019) siang. Penyebabnya diduga pipa milik PT Pertamina bocor setelah dihantam bor raksasa milik proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (23/10/2019), sejumlah petugas Pertamina masih membersihkan sisa BBM. Pengangkatan BBM dilakukan menggunakan mobil tangki yang memiliki fasilitas pompa atau vacuum truk, serta melokalisir sisa BBM dari parit dengan tanggul.

"Kami telah menurunkan lebih dari 90 personel di lokasi kejadian. Konsentrasi Pertamina saat ini adalah untuk finalisasi pembersihan BBM serta menjaga supaya aliran air maupun parit tetap aman. Di saat bersamaan, kami juga menangani pipa yang terdampak," ungkap Fajriyah Usman, VP Corporate Communication Pertamina melalui rilisnya, Rabu (23/10/2019).

Fajriyah menjelaskan, stok BBM untuk wilayah Bandung, Tasikmalaya, Sukabumi dan sekitarnya berada dalam kondisi cukup. Pasokan untuk wilayah tersebut disuplai oleh Terminal BBM Padalarang dan TBBM Ujung Berung. "Hari ini kami juga melakukan alih suplai dari TBBM Cikampek untuk mendukung ketersediaan BBM di sebagian area di Purwakarta," tuturnya.

Insiden kebakaran Pipa Cimahi terjadi kemarin siang, dimana berdasarkan keterangan pers dari KCIC menyatakan bahwa insiden terjadi pada Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) untuk konstruksi elevated yang dikerjakan oleh kontraktor KCJB.

Hingga saat ini, Pertamina terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yakni KCIC selaku pemilik proyek, Pemda setempat, aparat kepolisian, serta instansi terkait guna investigasi penyebab insiden tersebut.