Jumat, 3 April 2020 14:55

Stay and Work From Home Bikin Volume Sampah di KBB Naik 20 Persen

Aktifits Pembuangan Sampah di TPAS Sarimukti, KBB (Foto Istimewa) [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Anjuran stay at home atau diam di rumah hingga work from home ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) membuat volume sampah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) meningkat hingga 20 persen per hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, Apung Hadiat Purwoko mengatakan, awalnya volume sampah yang tercatat hanya sekitar 150 ton per hari. Namun sejak adanya kebijakan tersebut naik menjadi 180 ton per hari.

"Naiknya sekitar 20 persen, untuk sampahnya masih didominasi sampah rumah tangga karena banyak yang bekerja di rumah dan belajar di rumah," ujar Apung saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (3/4/2020).

Sebelum adanya kebijakan belajar dan bekerja di rumah, kata Apung, sampah yang terangkut itu  hanya dengan 38 truk per hari. Namun, setelah kebijakan itu diberlakukan, pengangkutan sampah menjadi 40 truk per hari.

Kendati demikian, lanjut Apung, pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti itu saat ini bisa lebih cepat karena jalan sudah mulai lengang dan volume kendaraan di KBB sudah mengalami penurunan.

"Tapi dengan adanya kebijakan bekerja dan belajar di rumah, kita juga terbantu karena pengangkutan ke sampah ke Sarimuti jadi lancar dan lebih cepat karena jalannya tidak macet," ucapnya.