Rabu, 4 Februari 2026 9:22

Sowan ke Kiai di Mojokerto, Gibran Minta Saran dan Masukan

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyambangi Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang berlokasi di Jl. Raya Tirtowening, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. [BPMI/Setwapres ]

Limawaktu. Id, Mojokerto -  Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyambangi Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang berlokasi di Jl. Raya Tirtowening, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Kunjungan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan dialog berkelanjutan dengan para ulama serta pimpinan pesantren, sebagaimana disampaikan dalam pertemuan bersama tokoh agama dan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Merdeka.

Dalam pertemuan tersebut, Gibran menegaskan pentingnya peran ulama sebagai penuntun moral sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menghadapi berbagai dinamika nasional dan menjaga arah pembangunan bangsa.

“Saya sowan untuk mendapatkan saran, masukan, evaluasi, atau apa pun itu. Selama lebih dari satu tahun kami bersama Pak Presiden Prabowo memimpin, banyak sekali tantangan dan dinamika yang kami hadapi,” tegas Gibran, Rabu, 4 Februari 2026.

Gibran  juga menyinggung sejumlah musibah dan bencana alam yang terjadi di penghujung dan awal tahun sebagai bahan refleksi bersama. Ia pun memohon dukungan doa dari para kiai agar proses pemulihan di berbagai daerah terdampak dapat berjalan optimal.

“Di akhir dan awal tahun kita menghadapi banyak musibah dan bencana alam. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Kami baru saja kembali dari Tamiang Aceh yang kini sudah memasuki masa pemulihan,” ungkapnya.

“Oleh karena itu, kami mohon doa dan dukungan dari para kiai agar proses pemulihan ini bisa berlangsung lebih cepat dan lancar,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Gibran  menyampaikan perkembangan pembentukan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pesantren yang merupakan hasil aspirasi para kiai. Pembentukan Dirjen ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan pesantren di Indonesia.

“Ke depan kami mohon arahan dan saran dari para kiai agar Dirjen Pesantren ini benar-benar bisa membawa arah yang lebih baik bagi pondok dan pesantren. Saat ini masih banyak persoalan yang dihadapi pesantren dan para pengasuhnya,” jelasnya.

Selain isu pendidikan pesantren, Gibran  turut membahas rencana pengembangan Kampung Haji sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia.

“Sudah ada beberapa bangunan dan lahan yang melalui proses negosiasi dan oleh Danantara. Ke depan, ini diharapkan dapat mempermudah serta meningkatkan pelayanan bagi warga kita yang melaksanakan haji dan umrah di Kampung Haji,” paparnya.

 Menutup pertemuan, Gibran  menitipkan pesan kepada pemerintah daerah agar program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto dapat diimplementasikan secara optimal, khususnya di Kabupaten Mojokerto.

“Saya titip kepada Pak Bupati, mohon agar program-program Presiden dapat berjalan dengan baik di Mojokerto, terutama MBG (Makan Bergizi Gratis), CKG (Cek Kesehatan Gratis), serta program prioritas lainnya,” pungkasnya.