Selasa, 24 Juni 2025 19:16

Solihin jadi Doktor ke- 557 di Universitas Pasundan

Usai SIdang Senat Terbuka , Solihin bersama Ketua umum Paguyuban Pasundan Prof.Dr. H.M. Didi Turmudzi.MSI.dan Rektor unpas Prof Dr. azhar Affandi, Selasa, 24 Juni 2025 [Istimewa]

Limawaktu.id, Kota Bandung – Kepala SMA Pasundan 2 Bandung  Solihin berhasil mempertahankan Desertasi Strategi  Implementasi Manajemen Pendidikan Dalam Penguatan Karakter Nyantri Nyunda pada Peserta Didik Sekolah Menengah Atas.(Studi pada Sekolah Menengah Atas Pasundan di Kota Bandung ).

Hasil Sidang Senat terbuka Pasca Sarjana Universitas Pasundan, di Graha Wanasaba Paguyuban Pasundan Jl Sumatra 41 Bandung tersebut dibacakan oleh Prof Dr. Azhar Affandi dengan yudicium 3,67 atau Sangat Memuaskan.  Solihin berhak memakai Gelar Doktor, atau menjadi Dr. Solihin SPd.MSi

Menurut Rektor Unpas Prof. Dr. Azhar Affandi,  Solihin adalah Doktor ke 557 di Pasca Sarjana universitas Pasundan dan satu satunya yang mengadakan penilitian tentang budaya sunda nyantri nyunda.

Kepada Limawaktu.id, Solihin mengungkapkan, apapun type kepala sekolah yang terpenting harus tegas dan sabar sebab sisi nyantri lebih cenderung ke akhlak yang baik akhirnya harus ada contoh dari guru, tapi yang paling bertanggung jawab pada pembentukan karakter dan ahlak adalah keluarga sehingga perlu kesinambungan antara sekolah dan keluarga.

Solihin juga lebih menekankan pada budaya sunda yang dimulai dari bicara berbahasa sunda, dan guru harus membiasakan berbahasa Sunda. 

“Sebagai Doktor Ilmu Manajemen, bagaimana kita menekankan pentingnya pengawasan Kepala sekolah pada kinerja guru,” katanya.  

Hasil penelitian Dr. Solihin tentang penanaman karakter Nyantri Nyunda di kalangan siswa belum optimal namun dapat diatasi melalui intervensi strategis yang agresif. Strategi tersebut membutuhkan penguatan proses pembelajaran,keteladanan,penguatan positip dan pembiasaan yang  konsisten.

“sebagai orang kampung yang berhasil meraih gelar Doktor tentunya sangat membanggakan dan memacu belajar sebab akan malu kalau seorang Doktor terlohat bodoh,” tegasnya.

Sementara, Ketua YPDM Pasundan Prof Dr.H. Dadang Mulyana merasa bangga ada kepala SMA Pasundan meraih gelar Doktor sebagai komitmen YPDM Pasundan meningkatkan kualitas pendidiknya

“Insha Allah secepatnya 10  Doktor lagi akan muncul di lingkungan YPDM Pasundan, “ sebut Dadang

Dadang menjelaskan, Doktor itu kearipan sehingga harus berbeda antara sebelum dan sesudah menjadi  Doktor.  Solihin menerima piagam sebagai bukti menerima gelar Doktor sebelum ijazahnya beres