Jumat, 1 Mei 2026 16:38

Sampah Pasar Baleendah Semrawut, Sekda Jabar Soroti Tata Kelola

Kondisi Tumpukan Sampah di Pasar Baleendah [Tangkapan Layar Youtube]

Limawaktu.id, BANDUNG — Persoalan sampah di kawasan pasar masih menjadi pekerjaan rumah serius. Di sejumlah titik, terutama di Tempat Pembuangan Sementara (TPS), tumpukan sampah terlihat tidak terkelola dengan baik akibat kebiasaan warga dan pedagang yang masih membuang sampah sembarangan.

Kondisi ini tak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan berpotensi memicu persoalan kesehatan. Minimnya kesadaran kolektif dinilai menjadi faktor utama yang memperparah situasi.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa persoalan sampah di pasar tidak bisa lagi dipandang sebagai isu sepele.

“Masalah sampah ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara serius, sistematis, dan melibatkan semua pihak,” ujarnya.

Ia juga menyoroti belum optimalnya penerapan pemilahan sampah organik dan anorganik di tingkat pasar. Padahal, menurutnya, pemilahan dari sumber merupakan langkah mendasar yang sangat menentukan efektivitas pengelolaan sampah secara keseluruhan.

“Kalau sejak awal tidak dipilah, maka akan sulit diolah di tahap berikutnya. Ini yang membuat beban di TPA semakin berat. Kita harus mulai dari sumbernya, yaitu pasar,” tegasnya.

Menurut Herman, persoalan ini tidak cukup diselesaikan hanya dengan penyediaan fasilitas. Diperlukan perubahan perilaku yang konsisten, serta penguatan koordinasi antara UPTD pasar, pengelola, pedagang, hingga masyarakat sekitar.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong setiap pasar untuk mampu mengelola sampah secara mandiri. Arahan Bupati Bandung menekankan pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah di tingkat sumber sebagai bagian dari solusi jangka panjang.

Dengan kolaborasi yang kuat dan disiplin bersama, diharapkan persoalan sampah di pasar tidak lagi menjadi masalah berulang. Kebersihan lingkungan, pada akhirnya, menjadi tanggung jawab kolektif yang harus dimulai dari kesadaran individu.