Rabu, 12 Agustus 2020 12:41

RSUD Cibabat Lockdown, Bagaimana Nasib Pasien Reguler yang Masih Rawat Inap?

RSUD Cibabat Kota Cimahi. [Foto Istimewa]

Cimahi - Kerja di rumah atau Work From Home (WFH) diberlakukan sebagian besar pegawai RSUD Cibabat, Kota Cimahi menyusul adanya belasan pegawai yang positif terpapar virus korona atau Covid-19.

Seperti diketahui, saat ini ada 12 pegawai RSUD Cibabat yang masih terpapar virus korona. Rinciannya, 8 berada di instalasi gizi, 3 perawat dan 1 bidan. Mereka dirawat di ruang isolasi khusus Covid-19 RSUD Cibabat.

"Yang WFH itu yang tidak berkaitan dengan rawat inap. Mereka wajib absen online dan tidak boleh jalan-jalan. Kalau ketahuan akan kena sanksi," tegas Plt  Direktur Utama RSUD Cibabat, Reri Marliah, Rabu (13/8/2020).

Dikatakan Reri, meski saat ini status RSUD Cibabat sedang lockdown, namun pelayanan tidak benar-benar lumpuh. Sebab masih ada pasien rawat inap yang masih menjalani perawatan di rumah sakit yang terletak di Jalan Jenderal Amir Machmud tersebut.

Tercatat ada sekitar 90 pasien reguler atau non Covid-19 dan 26 pasien Covid-19 yang menjalani perawatan. Mereka masuk pelayanan sebelum status lockdown diberlakukan sejak Selasa (11/8/2020).

"Mereka dapat pelayanan sampai sembuh. Dokter dan perawat di ruang inapnya masih (melakukan pelayanan)," tegas Reri.

Untuk penunggu pasien, pihak RSUD Cibabat menerapkan peraturan ketat. Penunggu diharuskan memiliki kartu dan tidak diperkenankan keluar masuk rumah sakit. Selain itu, mereka dilarang bergantian dengan penunggu lainnya.

"Untuk pasien reguler kita juga lakukan rapid tes. Kalau reaktif baru kita lakukan swab. Penunggunya gak boleh bergantian," tegasnya.

Selain itu, terang Reri, sejumlah penunjang rumah sakit lainnya seperti laboratorium, radiologi, UTD hingga fatalogi anatomi masih membuka pelayanan. Di luar tersebut, semuanya ditutup termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat jalan.

"Rawat jalan semuanya diistirahatkan tapi sambil kerja di rumah," ucap Reri.

Untuk kondisi ke-12 pegawai yang masih terkonfirmasi positif Covid-19, lanjut Reri, saat ini cukup baik. Mereka hanya tinggal menunggu hasil swab ulang.

"Kalau hasil swabnya sudah negatif, mereka dibolehkan pulang," sebutnya.