Rabu, 15 April 2020 12:33

Ribuan Ojek Pangkalan Hingga Sopir Taksi Dapat Tabungan Rp 600 Ribu

Kepala Cabang BRI Cimahi Aditya Mahendra didampingi Kasatlantas Polres Cimahi AKP Susanti Samaniah Saat Memberikan Bantuan Secara Simbolis. [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Sebanyak 1.861 warga terdampak ekonomi gara-gara Corona Virus Disease (Covid-19) bisa bernafas sejenak setelah dipastikan menerima bantuan Rp. 600.000 per bulan selama tiga bulan.

Bantuan yang diinisiasi Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan Polri itu diberikan bagi sopir taksi, sopir truk, sopir angkot, sopir travel hingga ojek pangkalan (opang) yang beroperasi di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Secara simbolis bantuan diberikan oleh Kepala Cabang BRI Cimahi, Aditya Mahendra didampingi Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Susanti Samaniah di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Rabu (15/4/2020).

Kepala Cabang BRI Cimahi, Aditya Mahendra saat memberikan Bantuan Secara Simbolis

"Bantuan ini merupakan kerja sama BRI dan Mabes Polri untuk masyarakat terdampak. Terutama sopir truk, sopir taksi, sopir angkot, travel dan ojek," kata Kepala Cabang Aditya Mahendra.

Ia menjelaskan, bantuan uang tersebut nantinya akan dikirim melalui nomor rekening penerima masing-masing. Uangnya bisa digunakan penerima untuk membeli berbagai kebutuhan pokok selama tiga bulan berturut-turut.

Namun sebelum menerima bantuan tersebut, warga dari berbagai profesi itu akan mengikuti pelatihan dari pihak kepolisian.

"Peserta akan menerima rekening, nanti bisa ditarik tunai dan dibelanjakan," ujar Aditya.

Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Susanti Samaniah menambahkan, data penerima bantuan itu diperoleh dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan ojek pangkalan di wilayah Kota Cimahi dan KBB.

"Itu yang murni terdaftar saja karena kami enggak mendata sendiri, minta data ke Organda," terangnya.

Dikatakannya, mereka akan mengikuti pelatihan dari mulai protokol kesehatan hingga safety riding. "Mulai hari ini kami langsung berikan pelatihan sebelum mereka menerima bantuan nanti," katanya.

Asep Saripudin (41), salah seorang ojek pangkalan asal Kampung Nyalindung, RT 05/05, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi berharap bantuan ini segera terealisasi. Sebab, baginya uang Rp 600 ribu yang akan didapat setiap bulannya sangat berharga untuk menyambung hidup.

"Informasinya paling lama 1 sampai 3 hari akan sampai. Dengan kondisi ini sangat membantu dan bermanfaat," ujarnya.